Suara.com - Kementerian dalam negeri Turki mengatakan sedang mengambil tindakan hukum yang diperlukan terhadap beberapa unggahan di media sosial terkait krisis yang tengah dialami Turki.
Kemendagri menyatakan, sedikitnya 346 akun media sosial sudah berada dalam pengawasan pemerintah sejak 7 Agustus lalu. Ratusan akun tersebut dinilai telah mengunggah komentar soal lemahnya nilai mata uang lira terhadap dolar Amerika dengan cara yang provokatif.
Dikutip Reuters, Ankara bahkan telah menetapkan serangkaian langkah hukum terhadap akun-akun tersebut.
Seperti diketahui, Pada Jumat (10/8/2018) Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan kebijakan menaikkan bea masuk baja dan aluminium hingga dua kali lipat.
Hal ini membuat perekonomian global menjadi bergejolak, terutama negara Turki yang mata uangnya mengalami lonjakan akibat dari kebijakan tersebut.
Pasca dikeluarkannya kebijakan tersebut, seketika anjlok hingga 18 persen terhadap dolar AS di hari Jumat. Depresiasi itu merupakan penurunan harian yang terdalam sejak tahun 2001.
Tak hanya Turki, mata uang negara lain juga anjlok. seperti Singapura yang turun 0,7 persen, Hong Kong turun 1,83 persen dan Tokyo anjlok nyaris 2 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.896
-
Harga Emas Anjlok saat Perang Memanas, Apa Penyebabnya?
-
Lebaran 2026, IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung: Wisata Baru, Kuliner hingga Hiburan Jadi Daya Tarik
-
IHSG Sempat Menguat Pagi Ini, Lalu Langsung Anjlok
-
Perketat Pengawasan, Kemnaker Pastikan Aduan THR Tak Berhenti di Meja Administrasi
-
Aduan THR 2026 Membludak, Kemnaker Tegas: Semua Laporan Wajib Ditindaklanjuti!
-
Emas Antam Stagnan, Harganya Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram
-
Arus Balik Lebaran 2026 Meledak, InJourney Airports Tambah Ratusan Penerbangan Ekstra
-
AS Sodorkan 15 Poin Negosiasi Damai ke Iran, Pengamat: Donald Trump Tertekan
-
Geopolitik Memanas, BBM RI Tetap Aman Selama Mudik Lebaran 2026