Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (4/10/2018) diprediksi masih seperti sebelumnya yang bergerak di zona merah.
Analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji mengatakan, berdasarkan indikator, MACD kembali menyentuh di area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral.
Namun, terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance alias melemah.
"Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.836 hingga 5.805. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 5.910 hingga 5.952," kata Nafan di Jakarta, Kamis (4/10/2018).
Berbeda dengan Nafan, Analis dari Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya justru memperkirakan IHSG bergerak menguat. Dia memperkirakan, IHSG bergerak di level 5.811 - 6.123.
Menurut William, geliat pergerakan IHSG saat ini masih akan diwarnai oleh fluktuasi harga komoditas dan nilai tukar yang masih belum stabil. Sedangkan, fundamental perekonomian yang kuat masih menjadi penopang dari kenaikan IHSG hingga saat ini.
"Peluang naik masih terbuka cukup lebar dikarenakan sebentar lagi akan banyak rilis data kinerja emiten kuartal ketiga yang disinyalir akan memiliki hasil yang cukup bagus sehingga dapat kembali mendorong kenaikan IHSG, hari ini IHSG berpotensi menguat," imbuh William.
Berdasarkan data RTI perdagangan IHSG pada Rabu (3/10/2018) dibuka melemah di level 5.874. Pelemahan itu berlanjut hingga IHSG ditutup di level 5.867.
Dalam perdagangan kemarin, sebanyak 8,63 miliar volume saham diperdagangkan dengan frekuensi 393.619 kali. Sementara, 202 saham bergerak naik, 179 saham bergerak turun, dan 129 saham tidak mengalami pergerakan.
Baca Juga: Analis: Rupiah Diperkirakan Bergerak Positif Hari Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN