"Termasuk rendang yang dinobatkan jadi makanan paling lezat berdasarkan 50 dunia makanan terbaik (CNN Travel). Mode Islam juga semakin populer di kalangan generasi milenial, dan gaya hidup halal menjadi semboyan Muslim di Indonesia saat ini," terangnya.
Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata, Rizki Handayani, menegaskan, jika wisata halal juga mendapat perhatian serius Kemenpar.
“Dengan mayoritas warga adalah Muslim, wisata halal jelas mendapat porsi lebih. Apalagi Indonesia memiliki banyak destinasi halal. Salah satunya Lombok, yang keindahannya sudah diakui dunia. Untuk itu, Kemenpar terus mendorong percepatan perbaikan sarana wisata di sana,” katanya.
Menurutnya, Kemenpar juga sudah menegaskan ke dunia internasional, jika pariwisata NTB sudah pulih. Kemenpar tetap mengangkat kembali destinasi wisata NTB pascagempa Lombok.
Menteri Pariwisata, Arief Yahya, mengatakan, pada 2019, wisata halal Indonesia ingin jadi yang terbaik.
"Pada September 2018, Indonesia meluncurkan Indonesia Muslim Travel Index (IMTI). Ekosistem wisata halal Indonesia untuk bisa menyesuaikan standar yang direkognisi global," katanya.
Dalam IMTI, indikator yang digunakan merupakan campuran Global Muslim Travel Index (GMTI), Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI), yang diterbitkan World Economic Forum (WEF) dan The Halal Travel Indicator (HTI), yang menjadi bagian dalam State of the Global Islamic Economy Report inisiasi Thomson Reuters bersama DinarStandard.
"Kita mempelajari empat indikator dalam GMTI, juga 14 pilar TTCI. Kalau mereka berubah, Indonesia ikut. Ini tidak sempurna, tapi kita ikuti karena ini direkognisi dunia," jelasnya.
Baca Juga: Jaring Wisman Bisnis, Kemenpar Ikut IMEX di Las Vegas
Berita Terkait
-
BI: Sektor Perbankan dalam Kondisi Prima di Tengah Krisis Akibat Konflik Timur Tengah
-
Bank Indonesia: Uang Beredar Tumbuh Kuat, Ini Pendorongnya
-
BI Bakal Siaga Pelototi Rupiah saat Libur Lebaran 2026
-
BI Was-was Dampak Konflik Timur Tengah: Pertumbuhan Ekonomi Akan Melambat
-
BI Kasih Likuiditas Rp427,1 Triliun ke Perbankan, Bank Asing Dapat Jatah
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi
-
PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026
-
Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina
-
Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026
-
Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen
-
Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026
-
Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan
-
Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya
-
RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok
-
Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan