Suara.com - Manajemen Lion Air Group akhirnya secara resmi memberhentikan Muhammad Asif yang merupakan Direktur Teknik Lion Air terkait jatuhnya Lion Air JT 610 di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.
"Lion Air akan melaksanakan arahan dan keputusan Kemenhub untuk merumahkan serta memberhentikan Muhammad Asif yang menjabat sebagai Direktur Teknik Lion Air saat ini," kata Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro.
Untuk menggantikan posisi Muhammad Asif, manajemen menunjuk Muhammad Rusli untuk menduduki jabatan Direktur Teknik Lion Air.
"Lion Air telah menunjuk Muhammad Rusli sebagai Pelaksana Tugas Direktur Teknik Lion Air," ucap Danang.
"Keputusan ini berlaku efektif per tanggal 31 Oktober 2018 hingga pemberitahuan lebih lanjut," Danang menambahkan.
Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membebastugaskan Direktur Teknik Lion Air. Pembebasan tugas itu terkait dengan jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di Perairan Karawang Senin (29/10/2018) kemarin.
"Hari ini kita akan membebastugaskan direktur teknik Lion Air. Kita bebas tugaskan supaya diganti dengan orang yang lain," ujar Budi Karya Sumadi saat ditemui di JI EXPO, Jakarta, Rabu (31/10/2018).
Selain itu, Budi Karya Sumadi juga membebastugaskan jajaran teknik yang merekomendasikan penerbangan tersebut. Pembebastugasan berlaku sejak hari ini.
"Kita juga akan mengintensifkan proses ramp cek khususnya Lion Air," ucap Budi Karya.
Baca Juga: Kisah Korban Lion Air, HK Junaidi Sempat Bagikan Bubur ke Warga
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Jeffrey Hendrik Jabat Dirut PT BEI Sampai Juni 2026
-
Hashim: Prabowo Tak Omon-omon Soal Perlindungan Lingkungan
-
Ada Danantara di Demutualisasi Bursa, Apa Untungnya Buat Investor?
-
Kronologi PT Narada Aset Manajemen Manipulasi Saham IHSG, Ini Sosok Pemiliknya
-
OJK Mulai Kumpulkan Data Saham Gorengan, Ini Bocorannya
-
BEI: 2 Emiten Konglomerat Bakal IPO, Ini Bocorannya
-
PLTSa Ditargetkan Mulai Beroperasi pada 2027
-
Saham BUMI Terkoreksi Tajam Usai Lonjakan Signifikan, Ini Kata Analis
-
Bank Indonesia Gabung dengan Proyek Nexus, Apa Untungnya?
-
Purbaya soal Bos BEI-OJK Mundur: Pertanda Baik, Mereka Salah dan Harus Tanggung Jawab