Suara.com - Di era modern seperti sekarang, rasanya sulit sekali menyisihkan sebagian dari gaji untuk ditabung. Jangankan menabung, mempertahankan gaji hingga akhir bulan saja butuh perjuangan. Bahkan ada yang sampai rela mengais-ngais tas, kantong celana dan dompet, demi mendapatkan uang receh untuk membeli sebungkus nasi.
Kini, saatnya memutar otak agar pengeluaran tidak lebih besar dari pendapatan. Asal telaten dan berkomitmen, berhemat pun harusnya makin mudah dilakukan. Bagaimana caranya? Seperti dikutip dari Cermati.com, berikut cara jitu berhemat dalam sebulan.
1. Sediakan stok makanan pengganti nasi
Nasi dikenal sebagai sumber karbohidrat tertinggi yang dapat memberi tenaga ekstra untuk menunjang segala aktivitas. Tetapi, Anda tidak harus melulu makan nasi untuk memenuhi asupan karbohidrat dalam tubuh. Ada bahan makanan lain yang bisa menggantikan nasi untuk menyuplai karbohidrat, seperti kentang, jagung, oatmeal atau roti gandum.
Mulai dari sekarang, sediakanlah stok makanan pengganti nasi dalam kulkas. Selain murah, cara penyajiannya juga lebih praktis, sehingga Anda bisa menghemat waktu, khususnya di pagi hari ketika hendak berangkat kerja.
1. Membawa makan siang ke kantor
Tidak sedikit dari kita merasa gengsi kalau membawa bekal ke kantor. Padahal, cara ini dapat memangkas hampir 40% dari pengeluaran untuk makan selama satu bulan. Coba hitung, 1 kali makan berkisar Rp 20.000 per bungkus dengan lauk ala kadarnya.
Bandingkan bila Anda membawa bekal sendiri. Maka, uang Rp 20 ribu itu sudah bisa Anda gunakan untuk kebutuhan pokok lainnya, atau bahkan ditabung. Tentu saja, selain jadi irit, membawa bekal makan dari rumah juga lebih menyehatkan.
Selain bersih, makanan yang dimasak sendiri juga bisa dipastikan berasal dari bahan yang berkualitas. Tidak sama halnya dengan makanan yang dijual di pinggir jalan, yang terkadang sudah bercampur dengan debu atau polusi.
2. Bawa botol minuman saat bepergian
Selain membawa makan siang, bawa juga botol minuman ke mana pun Anda pergi. Ketika merasa haus, ada minuman yang bisa langsung diteguk tanpa harus membeli air mineral. Cara ini juga membantu Anda untuk meminimalisir pengeluaran selama bepergian.
Bukannya bermaksud kikir terhadap diri sendiri, tetapi harga satu botol minuman perlahan-lahan akan menguras kantong juga. Lumayan kalau minuman yang Anda minum air mineral. Kalau jus, pasti biayanya 2-3 kali lipat lebih mahal, bukan?
3. Tetapkan jumlah yang ingin ditabung
Menabung tanpa menetapkan jumlah yang pasti artinya sama saja dengan sia-sia. Hal ini bukan membuat Anda menjadi rajin menabung, tapi malah sebaliknya, karena Anda jadi bermalas-malasan lantaran tidak ada target besaran tabungan yang ingin dicapai.
Coba cari tahu apa yang menjadi tujuan Anda menabung. Setelah itu, Anda akan mendapatkan gambaran mengenai jumlah tabungan yang harus dicapai demi terwujudnya tujuan tersebut. Dengan demikian, Anda tahu jumlah yang harus disisihkan selama satu bulan.
4. Gunakan jasa transportasi online
Jika dibandingkan dengan transportasi umum, naik kendaraan pribadi tentu lebih menyenangkan, aman dan nyaman karena Anda tidak perlu berebut kursi dengan penumpang lain. Tapi, tanpa disadari, biaya naik kendaraan pribadi jauh lebih mahal ketimbang transportasi umum. Selain bensin, Anda juga harus memperhitungkan biaya perbaikan, ganti oli dan sebagainya.
Jika Anda tidak suka naik transportasi umum, sekarang sudah ada transportasi online yang siap mengantar dan menjemput Anda setiap saat. Ongkosnya juga tidak terlalu mahal, karena penyedia jasa transportasi online sering memberikan voucher atau diskon yang bisa dijadikan untuk menghemat ongkos perjalanan.
5. Membiasakan diri membuat daftar belanja
Malas membuat daftar belanja adalah kebiasaan buruk yang harus segera dihilangkan, agar rencana berhemat selama satu bulan berhasil. Daftar belanja nantinya akan membantu Anda untuk mengetahui bahan dan barang apa saja yang dibutuhkan selama satu bulan.
Susun daftar belanja secara berurutan. Buatkan tanggal di samping bahan makanan yang ingin Anda makan atau pergunakan selama 30 hari. Setelah itu, pergilah berbelanja sesuai daftar yang sudah dituliskan tersebut.
6. Kumpulkan uang receh
Baik di pasar maupun di supermarket, kita sering menerima kembalian dalam bentuk uang receh. Daripada dibuang, uang recehnya lebih baik dikumpulkan dalam satu wadah tertentu, misalnya kaleng. Setelah terkumpul, Anda bisa menukarkan uang tersebut ke warung dalam bentuk uang kertas, atau bahkan ke bank jika jumlahnya banyak.
Mengumpulkan uang receh hingga berjumlah banyak memang membutuhkan waktu yang cukup lama. Tetapi, penantian Anda akan terbayarkan saat uangnya sudah terkumpul. Jika suatu saat gaji mendadak habis sebelum waktunya, Anda dapat memanfaatkan uang receh tersebut untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.
Perbaiki Kebiasaan Mengatur Uang
Kunci utama berhemat adalah mau mengubah kebiasaan menggunakan uang yang tidak tepat. Dengan ketelatenan dan komitmen, sifat boros pun dapat terkikis secara perlahan, apalagi jika dibarengi dengan beberapa cara berhemat di atas.
Baca juga artikel Cermati lainnya:
Tips Menghemat Belanja Listrik
Hemat BBM dengan Kartu Kredit, Bagaimana Caranya?
Punya Bayi Tapi Tetap Hemat? Inilah Caranya
| Published by Cermati.com |
Berita Terkait
-
Solar Makin Mahal, Ini 8 Tips Hemat BBM Mobil Diesel agar Kantong Tetap Aman
-
Katanya Kota Industri, Gaji Buruh Cilacap di Bawah UMK
-
Mau Gaji Double Digit? Ini 5 Jurusan Kuliah yang Bikin Perempuan Mandiri Finansial
-
Resmi! Susi Pudjiastuti Diangkat Jadi Komisaris Utama Bank BJB, Berapa Gajinya?
-
Gaji Sopir Taksi Green SM vs BlueBird, Siapa yang Paling Cuan?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Trump Hentikan Sementara Pengawalan di Selat Hormuz, Harga Minyak Melemah
-
Hati-hati! Pinjol Ilegal Masih Marak, Incar Puluhan Ribu Korban
-
Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara
-
Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah
-
Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global
-
Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak
-
IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000
-
OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta
-
BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah
-
BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital