5. Beri Deskripsi yang Jelas
Berikan deskripsi yang jelas dan jujur terkait barang bekas yang akan Anda jual. Cantumkan deskripsi lengkap mengenai kondisi barang, seperti keadaan fisik, bahan, ukuran, merek, usia barang, dan lainnya.
Lebih baik lagi, Anda bisa mencantumkan alasan barang bekas tersebut dijual, agar calon pembeli merasa lebih yakin. Misalnya, Anda hendak menjual make-up bekas, cantumkan alasan seperti karena warnanya yang tidak cocok. Yang penting, beri deskripsi yang jujur, agar tidak merugikan dan mengecewakan calon pembeli, serta reputasi Anda pun terjaga baik.
6. Sesuaikan Harga dan Kondisi Barang
Hal krusial lainnya yang perlu Anda perhatikan adalah menentukan harga barang bekas yang akan dijual. Sesuaikan harga yang Anda patok dengan kondisi fisik dan kualitas barang. Sebelumnya, Anda bisa mencari tahu terlebih dahulu kisaran harga barang bekas sejenis yang mungkin juga dijual orang lain.
Kemudian, sesuaikan dengan keunggulan maupun kelemahan barang bekas yang akan Anda jual. Ingatlah, walaupun tujuan Anda mencari keuntungan, tetapi tetap pikirkan harga yang terbaik dan sesuai, agar barang preloved Anda cepat laku.
7. Perbolehkan Sistem Nego
Sistem nego bisa Anda terapkan jika ingin barang bekas tersebut cepat terjual. Untuk menghindari calon pembeli yang menawar dengan harga terlalu rendah, Anda bisa menaikkan harga tercantum di atas harga normal. Tetapi, ingatlah untuk tetap memasang harga yang wajar, tidak melampaui batas, agar barang Anda tetap menjadi pertimbangan calon pembeli.
Utamakan Kejujuran
Menjual barang bekas secara online memang tidak mudah, namun juga tidaklah sulit. Yang penting, walaupun tujuan utama Anda adalah mencari keuntungan, tetaplah memprioritaskan kepuasan pelanggan. Utamakan kejujuran dalam menjual barang-barang preloved Anda, agar tidak mengecewakan pembeli.
Baca juga artikel Cermati lainnya:
Raup Untung dari Bisnis Jasa Titip Beli? Ini Caranya
Mengenal Macam-macam Pajak untuk Bisnis Online
Bisnis Online Sangat Cocok Dijalani Orang Introvert, Kenapa?
| Published by Cermati.com |
Berita Terkait
-
Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah
-
Cak Imin: Penerima Bansos yang Main Judi Online Langsung Dicoret
-
Perempuan yang Selalu Meminta Diantarkan Pulang
-
Jejak Alumni Kamboja di Hayam Wuruk: Mengapa Jakarta Dipilih Jadi Basis Judol?
-
Jangan Asal Beli! 6 Tips Memilih Hewan Kurban yang Sesuai Syariat
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
6 Emiten Keluar dari MSCI, OJK Ungkap Valuasi Saham RI di Bawah Asia
-
Harga Cabai Naik, Kemendag Masukkan Cabai ke Daftar Komoditas Prioritas Pengendalian Inflasi
-
Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan
-
Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS
-
Proyek IKN Sudah Habiskan Rp147 Triliun, Tapi Ibukota Tetap Jakarta
-
BTN dan MKP Bangun Sistem Ticketing Digital di Pelabuhan Wisata Bali
-
Pakar: Tidak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah dengan MBG
-
Rupiah Tembus Rp17.500, ESDM Mulai Bahas Nasib Subsidi BBM
-
Makin Canggih, BI Sebut Rupiah Kian Sulit Ditiru hingga Peredaran Uang Palsu Turun Drastis
-
MSCI Tendang 6 Saham Indonesia dan IHSG Anjlok, OJK: Ini Awal Baru