Suara.com - Semua orang tentu mengharapkan kondisi keuangan yang mapan dan terjamin di masa depan. Pasalnya, hal inilah yang menjadi tolok ukur kesuksesan bagi banyak orang.
Jika seseorang memiliki kondisi keuangan stabil dan terencana, berbagai tujuan hidupnya tentu akan lebih mudah dicapai. Tapi untuk mencapainya tidaklah mudah. Sebagian besar orang bahkan harus bekerja keras seumur hidup untuk bisa meraihnya.
Pada dasarnya, keuangan haruslah dibangun dengan fondasi yang kuat sejak awal, agar bisa berjalan dengan aman dan kokoh di masa yang akan datang. Dengan demikian, keretakan rumah tangga yang kerap dipicu oleh masalah keuangan pun bisa dihindari.
Seperti dikutip dari Cermati.com, berikut beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk membangun fondasi keuangan agar keluarga menjadi harmonis dan sejahtera.
1. Punya Penghasilan yang Memadai
Hal pertama untuk memiliki fondasi keuangan kuat dan aman tentunya harus memiliki penghasilan yang memadai. Keuangan yang sehat haruslah memiliki sumber pemasukan yang jelas. Artinya, pemasukan ini harus mencukupi untuk memenuhi semua kebutuhan dengan baik.
Minimnya penghasilan tentu akan sangat berimbas pada kondisi keseluruhan keuangan, terutama dalam memenuhi berbagai kebutuhan pokok yang akan berpengaruh pada kualitas kehidupan. Jika berbagai kebutuhan pokok ini tidak terpenuhi dengan baik, besar kemungkinan keuangan Anda memang tidak sehat.
Pastikan Anda memiliki pemasukan yang memadai dalam keuangan Anda, sehingga berbagai tujuan keuangan keluarga kelak bisa dicapai dengan baik. Dengan begitu, niat Anda untuk memiliki fondasi keuangan yang kuat dan aman pun bisa dilakukan sesuai rencana.
2. Punya Rencana Keuangan yang Tepat
Jangan lupa untuk menyusun anggaran keuangan yang tepat, agar semua pos dalam keuangan bisa berjalan dengan baik dan lancar. Pastikan semua pos berada pada jumlah yang tepat, sehingga penghasilan Anda cukup untuk membiayai berbagai pos yang Anda anggarkan dalam keuangan.
Anggaran keuangan yang ketat akan sangat memungkinkan Anda untuk bisa membangun fondasi keuangan yang kuat dan aman pula.
3. Menetapkan Tujuan Keuangan
Selain anggaran keuangan, tujuan keuangan adalah hal lainnya yang tidak bisa Anda abaikan. Hal ini sangat penting untuk Anda cermati dengan baik.
Pasalnya, berbagai tujuan keuangan akan menentukan sukses atau tidaknya Anda dalam mengelola keuangan. Makanya, buatlah tujuan keuangan yang jelas dan masuk akal.
Tujuan keuangan ini terdiri dari jangka pendek, menengah, dan tujuan jangka panjang. Pastikan Anda juga menjalankan tujuan keuangan ini dengan disiplin yang tinggi, agar bisa tercapai dengan baik dan tepat sasaran.
4. Hindari Penggunaan Utang untuk Tujuan Konsumtif
Utang menjadi komponen berguna di saat yang tepat. Tapi, jumlah utang yang terlalu besar bisa membuat keuangan tidak stabil atau bahkan berujung pada kebangkrutan.
Pastikan Anda tidak memiliki utang yang nilainya lebih dari 30% penghasilan tetap, agar tidak mengganggu pos lainnya dalam keuangan.
Selain itu, pastikan bahwa utang yang Anda ambil itu bersifat produktif, seperti untuk modal usaha atau yang lainnya. Hindari utang yang bersifat konsumtif, seperti beli baju untuk mengikuti tren atau hobi, dan hal sejenis lainnya.
5. Jangan Abaikan atau Lupakan Asuransi
Kesehatan dan berbagai risiko lainnya dalam kehidupan Anda merupakan salah satu hal penting yang tidak bisa diabaikan. Atasi berbagai risiko ini dengan langkah yang tepat, yakni dengan memiliki asuransi.
Alihkan berbagai risiko dalam kehidupan Anda kepada perusahaan asuransi. Dengan begitu, jika terjadi hal-hal yang tak diinginkan, tidak lantas membuat kondisi keuangan Anda memburuk.
6. Disiplin Menabung dan Melakukan Investasi
Menabung dan investasi merupakan salah satu jalur yang akan membantu Anda mencapai berbagai tujuan keuangan, termasuk membangun fondasi keuangan yang kuat dan aman. Jangan menunda melakukan investasi, bahkan meski dana yang Anda miliki masih sangat terbatas.
Saat ini ada banyak pilihan instrumen investasi yang bisa Anda pertimbangkan sehingga Anda akan leluasa untuk memilih salah satu di antaranya. Tidak selalu membutuhkan modal yang besar, karena beberapa jenis investasi ini bisa Anda akses dengan modal terbatas.
Selain investasi, memiliki tabungan khusus dan disiplin dalam menabung, juga sangat memengaruhi kesehatan keuangan keluarga Anda. Jadi, jangan abaikan untuk menabung rutin setiap bulannya.
7. Biar Tak Banyak, Punya Dana Cadangan Itu Wajib
Untuk membangun fondasi keuangan yang aman, Anda wajib memiliki keuangan yang kuat sejak awal. Hindari keuangan yang rapuh dengan cara menyiapkan sejumlah dana cadangan dalam keuangan.
Hal ini akan membantu keuangan Anda untuk tetap mampu menghadapi berbagai kondisi darurat yang mungkin saja terjadi setiap saat. Hitung dan siapkan dana cadangan Anda dalam jumlah yang tepat, sehingga keuangan siap untuk berbagai kondisi daruat yang mungkin terjadi di luar prediksi.
Jangan Tunda, Siapkan Keuangan Aman dari Sekarang
Memiliki fondasi keuangan yang kuat dan aman bukanlah sebuah hal mustahil untuk dilakukan. Anda dapat mulai membangunnya dengan langkah-langkah perbaikan dalam keuangan. Siapkan dan mulai bangun fondasi keuangan Anda sejak sekarang, sehingga kondisi keuangan senantiasa aman dan kehidupan keluarga pun menjadi harmonis.
Baca juga artikel Cermati lainnya:
Cara Cerdas Mengatur Keuangan untuk "Single Mom"
Menantu Idaman: Jadilah Istri yang Telaten Mengatur Keuangan!
Tips Meraih Target Punya Rumah saat Masih 'Single'
| Published by Cermati.com |
Berita Terkait
-
Simalakama Harga BBM: Menjaga Dompet Rakyat di Tengah Gejolak Selat Hormuz
-
Gedung DPR Gelap Gulita, Lampu dan AC Dimatikan demi Hemat Anggaran, Begini Penampakannya
-
Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN
-
Harga BBM Tak Naik, Purbaya Akui Anggaran Subsidi Bengkak hingga Rp 100 Triliun
-
Cara Membangun Kedekatan Emosional Anak Lewat Kebiasaan Sederhana di Rumah
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Mudik Lebaran 2026: Penggunaan SPKLU PLN Melonjak 4 Kali Lipat
-
Pengusaha Soroti Risiko Ekonomi di Balik Imbauan WFH dan Pembatasan BBM Subsidi
-
Neraca Perdagangan RI Surplus 2,23 Miliar USD di Januari-Februari 2026, Naik 70 Bulan Beruntun
-
Waskita Karya Catat Laba Kotor Rp1,58 Triliun, Genjot Percepat Penyehatan Keuangan
-
SPBE Bekasi Terbakar: Pertamina Patra Niaga Gagap Soal Data Korban, Investigasi Masih Gelap
-
Hadiah Prabowo dari Jepang-Korsel, Kantongi Komitmen Investasi Rp 575 Triliun
-
Iran Ungkap Rahasia Donald Trump 'Manipulasi' Harga Saham dan Minyak
-
Simalakama Harga BBM: Menjaga Dompet Rakyat di Tengah Gejolak Selat Hormuz
-
Laba Medco Ambles 72 Persen, Beban Utang Membengkak di Tengah Merosotnya Harga Komoditas
-
Motor Ekonomi Baru, Kampung Nelayan Bisa Produksi hingga 2,15 Juta Ton Ikan per Tahun