Di lain pihak, wanita lebih melirik perusahaan yang memberikan pengaturan kerja yang fleksibel.
Alasan untuk keluar dari sebuah perusahaan
Gaji menempati posisi ketiga untuk mengapa kandidat milenial memutuskan keluar dari perusahaannya. Alasan utama pekerja milenial laki-laki maupun perempuan untuk meninggalkan pekerjaanya yaitu persepsi lingkungan kerja yang penuh birokrasi dan dirasa tidak dapat mendukung pekerja.
Selain itu, terbatasnya kesempatan karyawan untuk berinovasi juga menjadi faktor yang dapat mendorong generasi milenial untuk berhenti.
“Being good is not the key to success, be resourceful! Be innovative, always take on new challenges - even if you are not you are completely ready.” ujar Monica Oudang selaku Chief of Human Resources Officer GO-JEK.
Menurutnya untuk menjadi perempuan yang sukses dalam berkarir tidaklah cukup jika hanya menjadi baik, namun harus cerdas, inovatif, dan selalu siap untuk mengambil tantangan baru.
Monica juga mengatakan bahwa salah satu cara untuk menjadi sukses adalah dengan mencintai diri sendiri akan lebih mengetahui tentang diri kita, mengetahui apa passion yang dimiliki.
Dari situlah seseorang dapat lebih mudah mengembangkan diri, mencintai apa yang dikerjakan, dan akhirnya bersungguh-sungguh dalam mengerjakannya.
"Dengan berpartisipasi dalam acara Resonation, Kalibrr berharap dapat terus memajukan dan membantu perempuan Indonesia agar dapat selalu dilibatkan dan diakui sebagai salah satu kontributor penting dalam setiap perusahaan. Dan tak lupa memberikan dukungan bagi perempuan Indonesia untuk tidak pernah menyerah dalam mengejar karir suksesnya," jelas Co-Founder Kalibrr Indonesia Paul Rivera.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Perpanjangan PPN DTP 100 Persen, Rumah Tapak di Kota Penyangga Jadi Primadona
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK