Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG bakal berlanjut ke zona hijau setelah ditutup menguat 0,24 persen di level 6.466.
Analis dari Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI), Reza Priyambada, mengatakan harapan akan adanya kenaikan IHSG seiring dengan kembalinya aksi beli pelaku pasar memberikan semangat sehingga IHSG mampu berbalik positif. Saham-saham berkapitalisasi besar kembali menjadi pilihan pelaku pasar sehingga dapat mengangkat IHSG.
Tak ketinggalan, aksi beli investor asing senilai Rp 153 miliar yang dibarengi dengan penguatan rupiah dan positifnya bursa saham Asia turut menambah sentimen positif pada IHSG.
"Diharapkan IHSG bergerak dengan Support 6.434 - 6.448 dan Resistance 6.478-6.488," ujar Reza di Jakarta, Jumat (25/1/2019).
Senada dengan Reza, Analis Binaartha Sekuritas juga memprediksi IHSG bergerak menguat.
Secara teknikal, MACD masih berada di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI masih berada di area overbought.
Di sisi lain, terlihat pola white bozu candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance.
"Support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.449 hingga 6.431. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range 6.481 hingga 6.496," pungkas Nafan.
Baca Juga: Penjualan Starbucks Gemilang Pada Kuartal Akhir 2018
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun