Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dinilai lambat dalam melakukan pengawasan dan penyelesaian masalah yang tengah membelit Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 atau AJB Bumiputera dan PT Asuransi Jiwasraya (Persero).
Pengamat Asuransi Irvan Rahadjo menilai, banyak skema yang gagal dijalankan OJK untuk menyehatkan kembali dua perusahaan asuransi tersebut.
“Sangat, sangat terlambat. Karena selama ini OJK berpandangan Risk Based Capital (RBC) atau rasio solvabilitas itu satu-satunya ukuran. Padahal RBC tinggi sekalipun bukan ukuran asuransi sehat. Masih banyak ukuran yang lain ada tata kelola, kepatuhan, produk. Kalau produk yang membahayakan kesehatan keuangan atau miss match ya harus dihentikan itu ada aturannya tapi OJK tidak menjalankan aturannya sendiri,” kata Irvan kepada wartawan, Selasa (5/2/2019).
Menurut Irvan, RBC tinggi bukan indikasi perusahaan selalu sehat. Bisa saja justru perusahaan malah tengah menghadapi masalah.
“Sama dengan bank, kalau dia bank tidak pernah kasih kredit ya NPL-nya rendah,” katanya.
Ia menilai, OJK telah lupa kalau institusinya memiliki fungsi pengawasan, pengaturan yang telah diabaikan, dimana konsumen menjadi fokus utama yang harus diawasi dalam industri asuransi ini.
“Jadi dia sama sekali tidak melakukan aformatif action terhadap hak-hak konsumen di Bumiputera dan juga diulangi di Jiwasraya. Seharusnya dia melakukan mediasi jika Jiwasraya belum mampu dia duduk bareng Jiwasraya dengan nasabah yang namanya forum nasabah itu. Mediasi itu tidak berarti dia ambil keputusan ya biarkan saja. Silakan saja duduk bersama,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Cara Mencari Lokasi ATM dan Kantor Cabang BRI Terdekat
-
Nominal Uang Pensiun DPR yang Resmi Dicabut MK
-
Jadwal dan Titik One Way Garut Selama Momen Idulfitri
-
Remitansi Pekerja Migran melalui BRI Lonjak 27,7 Persen di Momen Lebaran 1447 H
-
Biaya Transaksi BRI ke Sesama BRI, Bank Himbara, dan Bank Lain
-
Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz
-
Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan
-
Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China
-
Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!
-
Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat