Di masa awal berdiri, Huawei menjual peralatan telekomunikasi ke Hong Kong dengan CEO perusahaan saat itu adalah Ren Zhengfei sendiri.
3. Tak Punya Waktu untuk Anak
Selama merintis Huawei, Ren Zhengfei mengakui tidak pernah memiliki waktu sedikitpun untuk bercengkrama bersama anak-anaknya.
Ren Zhengfei dikenal sebagai seorang yang memiliki etos kerja sangat keras, layaknya orang China pada umumnya. Dalam sehari, ia bisa bekerja 16 jam lamanya.
Hubungan pernikahannya dengan Meng Jun pun kandas.
Meski demikian, Ren Zhengfei mengakui niat awal membangun Huawei adalah sebagai warisan untuk anak cucunya. Perusahaan ini ia dedikasikan untuk keturunannya.
4. Punya 1,4 Persen Saham di Huawei
Siapa sangka sebagai pendiri sekaligus pimpinan perusahaan Ren Zhengfei hanya memiliki 1,4 persen saham di Huawei. Sisa saham perusahaan itu ia bagi-bagikan untuk para pegawainya.
Para pegawai Huawei hanya menerima setengah dari total gaji yang seharusnya mereka dapatkan.
Baca Juga: Ini Pesan Marc Marquez Bagi Para Pebalap Indonesia
Sisa setengah gaji mereka lainnya dikonversikan dengan saham perusahaan.
Ren Zhengfei berharap para pegawai Huawei dapat meningkatkan kinerja mereka dan merasa ikut memiliki perusahaan.
Berita Terkait
-
Ariawan Gunadi Tegaskan Gugatan Salah Sasaran dalam Sengketa NCD
-
Tanpa Tim HR, UKM Kini Bisa Rekrut Karyawan Pakai AI
-
Keren di Instagram, Ilegal di Mata Hukum: Sisi Gelap Bisnis Padel Ibu Kota
-
Suami Diminta Kembalikan Beasiswa LPDP, Rupanya Dwi Sasetyaningtyas Punya Gurita Bisnis
-
Huawei Mate X7 Resmi Rilis 5 Maret 2026 di Indonesia: HP Lipat Tertipis dengan Kamera Ultra HDR
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
CFX Pangkas Biaya Transaksi 50 Persen, Industri Kripto Diprediksi Makin Bergairah
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
APBN Sudah Tekor Rp 54,6 T di Awal Tahun, Pengusaha Muda Tekankan Reformasi Pajak
-
Penyebab Harga Saham BNBR Menguat Hari Ini, Bikin Bakrie Cuan
-
Cara Menghitung THR Ojol dan Simulasi Pencairan BHR 2026
-
ESDM Tetap Gaspol Impor Migas USD 15 Miliar dari AS, Meski Ada Pembatalan Tarif
-
Kriteria Driver Ojol Dapat THR, Ini Rinciannya
-
Saham BUMI Diborong Asing saat IHSG Merah Merona
-
Media Asing Soroti Lunaknya Prabowo di Hadapan Trump
-
Riset Ungkap Fakta di Balik Kritik Medsos Soal MBG