Suara.com - Hingga April 2019, capaian pembangunan rumah yang termasuk dalam Program Satu Juta Rumah telah mencapai 280 ribu unit. Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR), Khalawi Abdul Hamid, mengatakan, pemerintah akan terus memdorong pelaksanaa Program Satu Juta Rumah guna menyediakan rumah yang layak huni bagi masyarakat.
Menurut Khalawi, pihaknya tetap optimistis pembangunan rumah pasca pemilihan umum (pemilu) tetap berjalan dengan baik. Meskipun demikian, pihaknya juga melihat adanya pembangunan yang tertahan oleh pengembang lantaran mereka menunggu kepastian harga baru rumah bersubsidi.
"Pembangunan rumah memang sedikit tertahan, karena rata-rata pengembang masih menunggu harga baru rumah bersubsidi dari pemerintah," katanya.
Meskipun demikian, pemerintah optimistis target satu juta unit rumah setiap tahun akan tercapai. Bahkan tahun ini pemerintah berencana membangun 1,25 juta unit rumah.
"Kita akan terus dorong agar semua pihak, baik pemda, pengembang, perbankan, sektor swasta dan masyarakat bisa aktif dalam program ini. Rumah merupakan kebutuhan dasar manusia yang mau tidak mau harus di penuhi," tandasnya.
Khalawi melanjutkan, adanya upaya untuk menaikkan target pembangunan rumah sebanyak 1,25 juta unit ini dilandasi beberapa faktor, antara lain program baru pembangunan berbasis komunitas, penyediaan rumah subsidi untuk PNS, TNI dan Polri, hingga berjalannya kembali program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pemerintah Pangkas Nikel Nasional, Harga Diprediksi Terus Menguat Awal 2026
-
OJK Resmi Bubarkan Dana Pensiun PELNI, Ini Penyebabnya
-
IHSG Cetak Rekor ke Level 9.000, BEI: Kepercayaan Investor Makin Kuat
-
NWP Property Operasikan PLTS Atap di Empat Pusat Perbelanjaan
-
Pemerintah Mau Guyur Dana Rp 6 Miliar Buat Hidupkan Industri Tekstil
-
Tata Kelola Jadi Kunci Kepercayaan di Ekosistem Venture Capital
-
Pelaku Industri Keluhkan Kuota PLTS Atap Masih Jadi Hambatan
-
Shell, BP dan Vivo Diminta Bernegosiasi dengan Pertamina untuk Beli Solar
-
ESDM Beberkan Sosok Perusahaan Pemenang Tender Pembangunan WKP Telaga Ranu
-
CEO Danantara: 1.320 Huntara Bakal Diserahkan ke Korban Banjir Sumatera Besok