Suara.com - Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi bakal menyulap layanan di terminal-terminal bus seperti layanan di bandar udara. Terutama terminal-terminal bus tipe A yang kini dikelola kementeriannya.
Menurut Budi Karya, terminal bus kekinian banyak yang kurang terawat. Bahkan, saking kurang terawatnya, sarang laba-laba pun menghiasi terminal.
"Kami akan memperbaiki terminal-terminal Tipe A yang ada di seluruh Indonesia. Saya sedih kalau terminal-terminal ada sarang laba-laba. Sedih benar," kata Budi saat buka bersama dengan pengusaha otobus di Kantor Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (17/5/2019).
Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) ini menuturkan, nantinya layanan terminal bus minimal mempunyai tempat tunggu penumpang.
"Minimal dia itu punya lounge, WC, tempat tempat tunggu yang bagus. Karena banyak sekali di kota-kota besar seperti Jogja belum bagus, Semarang belum bagus, Surabaya belum maksimal, Tegal, Pekalongan, itu perlu direnovasi, semua perlu direnovasi," tutur dia.
Untuk perombakan terminal tersebut, Budi juga telah menyiapkan dana antara Rp 500 miliar hingga Rp 600 miliar. Perombakan satu terminal, akan memakan biaya sekitar Rp 10 miliar.
"Kami harapkan dapat satu anggaran yang besar, katakan seperti Rp 500 miliar," ucap dia.
Sementara Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi menambahkan, perombakan terminal bus tersebut akan dimulai pada tahun depan.
"Ini perintah Menhub. Jadi harus dikerjakan tahun depan.”
Baca Juga: Tiket Pesawat Turun, Menhub Budi Karya Kasih Tenggat 2 Hari untuk Maskapai
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Jalan Kaki untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantalan Nyaman Bisa Cegah Nyeri Sendi
- 5 Mobil Bekas Blue Bird yang Banyak Dilirik: Service Record Jelas, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 7 Sepatu Sandal Skechers Diskon hingga 50% di Sports Station, Empuk Banget!
- Evaluasi Target Harga BUMI Usai Investor China Ramai Lego Saham Akhir 2025
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
KRL Jadi Andalan Libur Nataru, 15 Juta Penumpang Tercatat
-
Implementasi Inpres 2/2025, Pembangunan Irigasi Tahap I Capai 99,93 Persen
-
Tambang Vale Indonesia Stop Beroperasi, Harga Nikel Dunia Meroket
-
RKAB 2026 Belum Terbit, Vale Indonesia Stop Operasi Sementara
-
Saat Stabilitas Tak Cukup: Alarm Dini Ekonomi Indonesia 2025
-
Bulog Bidik APBN untuk Pengadaan 4 Juta Ton Beras 2026, Demi Lindungi Petani dan Jaga Harga Pangan
-
Muhammad Awaluddin Diangkat Jadi Dirut Jasa Raharja
-
Batas Telat Bayar Cicilan Mobil dan Simulasi Denda Sebelum Ditarik Leasing
-
Bursa Berjangka Komoditi 2026 Dibuka, Target Harga Acuan Nasional Naik
-
Bulog Bersiap Ambil Kendali Penuh Pasokan Pangan Nasional dan Lepas Status BUMN