Suara.com - Muhammad Jusuf Kalla hanya tinggal 3,5 bulan ke depan menjabat sebagai Wakil Presiden RI, yakni hingga Jokowi dan Maruf Amin dilantik sebagai Presiden dan Wapres periode 2019-2024.
Dalam sisa masa jabatannya, JK bertekat menyelesaikan berbagai masalah pekonomian negara.
JK menjelaskan, ekonomi merupakan sektor yang turut mendeterminasi politik yang baik dan damai. Karenanya, masalah-masalah perekonomian harus dituntaskan.
"Banyak masalah ekonomi yang harus diselesaikan, baik sekarang maupun masa akan datang," jelas JK di Kantor Wapres RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (2/7/2019).
Salah satu masalah perekonomian yang coba dipecahkan JK kekinian adalah besarnya defisit negara. Selain itu, ada pula persoalan meningkatkan invesatasi serta ekspor.
Untuk diketahui, Jokowi - Maruf Amin telah ditetapkan sebagai presiden dan wakil presiden terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum seusai unggul atas perolehan suara dari Prabowo - Sandiaga dalam Pilpres 2019.
Dengan adanya penetapan itu, maka keduanya akan dilantik pada 20 Oktober mendatang. Jokowi - Maruf Amin akan dilantik oleh MPR.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar
-
Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang
-
UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI
-
Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang
-
Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan
-
Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond
-
Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik
-
Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM
-
Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi
-
Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis