Suara.com - Pemindahan Ibu Kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur disambut baik para pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kalimantan Barat (Kalbar).
"Pemindahan Ibu Kota baik langsung atau tidak nanti akan berpengaruh ke Kalbar. Pemindahan yang sudah ditetapkan akan memberikan peluang dan kesempatan yang baik bagi Kalbar juga," ujar Ketua 3 Apindo Kalbar, Andreas Acui Simanjaya.
Ia mencontohkan, dengan dekatnya pada pusat pemerintahan memberikan kesempatan kepada Kalbar seperti pembangunan infrastruktur, ekonomi, peningkatan SDM dan lainnya.
"Kemudian potensi wilayah semisal pariwisata dan juga berbagai keunggulan alam nya tentu berdampak. Termasuk kesempatan meningkatkan kemampuan SDM nya yang pasti diperlukan untuk menunjang keperluan pembangunan," jelas dia.
Menurut Andreas, dengan akses jalan Trans Kalimantan yang sudah menghubungkan provinsi di Kalimantan tentu memberikan dampak yang luas.
"Arus kedatangan manusia dan berbagai kebutuhan untuk mendukung keberadaan ibu kota negara. Hal itu akan menjadikan Kalimantan semakin maju baik dari segi infrastruktur maupun ekonomi," katanya.
Terkait kontribusi Apindo terhadap pemindahan Ibu Kota negara, menurut dia, sejak awal ikut memberi masukan dan kajian kepada pemerintah, bahkan sebelum wacana pemindahan Ibu Kota ini mengemuka di media massa.
"Kita akan memanfaatkan berbagai jaringan Apindo untuk membantu pemerintah merencanakan dan mewujudkan pemindahan Ibu Kota negara ini," jelas dia.
Kemudian investasi besar-besaran jelas akan dilakukan oleh para pengusaha termasuk di dalam anggota Apindo.
Baca Juga: 4 Tempat Wisata di Penajam Paser Utara, Lokasi Ibu Kota Baru Indonesia
"Perlu dipertimbangkan oleh pemerintahan untuk memindahkan Ibu Kota negara yakni ketersediaan SDM dan infrastruktur penunjang serta komunikasi yang baik pada semua pihak, sehingga pemindahan Ibu Kota negara ini berdampak baik bagi seluruh Indonesia," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bank Mandiri Jalankan 1.174 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Sepanjang 2025
-
Klasterku Hidupku BRI Jadi Penggerak UMKM Panaba Banyuwangi
-
Danantara Segera Mulai Pembangunan Pabrik Bioetanol di Banyuwangi
-
Kementerian PU Angkut 698 Ton Sampah dari Aceh
-
BRI Dorong UMKM Batam Lewat MoU Investasi dan Digitalisasi Qlola
-
IHSG Menguat Lagi, Purbaya: Pasar Mulai Terima Thomas Djiwandono
-
Profil Shinhan Sekuritas, Digeledah Polisi Imbas Dugaan Saham Gorengan
-
Merger Trio Anak Usaha Pertamina Dikebut
-
Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi
-
Purbaya: Saya Tak Bisa Kendalikan Saham, Tapi Pastikan Ekonomi Naik Cepat