Suara.com - Real Estate Indonesia (REI) memiliki konsep untuk membangun hunian di Ibu Kota baru. Saat ini, REI telah membuat desain terkait pemukiman yang cocok dibangun di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Sekretaris Jenderal REI, Paulus Totok Lusida, mengatakan hunian yang cocok di ibu kota baru lebih mengarah pada rumah susun.
"Lebih efektif bikin rumah susun, rumah tapak ada, tapi enggak banyak," kata Totok saat dihubungi, Rabu (28/8/2019).
Meski demikian, Totok saat ini tengah menunggu data dari berapa Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ikut pindah. Karena, pembangunan hunian disesuaikan dengan jumlah PNS.
"Nah ini kita butuh data PNS-nya berapa? Golongannya apa saja. Kita menyediakan rumahnya engga mubazir," jelas dia.
Terkait dengan biaya pembangunan, Totok mengaku akan melakukan kolaborasi dengan pemerintah untuk membangun rumah susun tersebut.
"Skemanya, macam-macam nanti bisa kolaborasi," kata dia.
Berita Terkait
-
Angka Kriminalitas Penajam Paser Utara Lebih Rendah dari Kutai Kartanegara
-
Usul Nama Ibu Kota Baru RI: Pilih Soekarnopura, Jokograd, atau Kartanegara?
-
Mengenal Pantai Sipakario, Wisata Bahari nan Elok di Penajam Paser Utara
-
PNS Mau Dipindah ke Ibu Kota Baru Asal Disediakan Rumah
-
Pindah Ibu Kota Dikeluhkan PNS, Fadli Zon: Inilah Kalau Dijalankan Amatiran
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Harga Pangan Hari Ini Berubah! Cabai Turun, Bawang Merah Naik
-
Pasar Logistik ASEAN Tembus Rp6.958 Triliun, Indonesia Punya Peluang Emas Jadi Pemimpin
-
Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS, BI Disebut Lakukan Intervensi
-
Sinyal untuk Beli, Harga Emas Antam Terus Turun Jadi Rp2.645.000/Gram
-
IHSG Menguat saat Bursa Global Mayoritas di Zona Merah, Rupiah Naik Tipis
-
Setelah Dibuka Menguat IHSG Langsung Anjlok di Senin Pagi, BBCA Mulai Diborong Asing
-
Konflik AS - Iran Kembali Memanas, Harga Minyak Dunia Naik ke Level 72 Dolar AS
-
Update Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini
-
Kenaikan Cukai Rokok Dinilai Bisa Pangkas Ribuan Lapangan Kerja, Ini Kata Said Iqbal
-
OJK Ungkap Ancaman Baru Perbankan: Daya Beli Turun, PHK Naik, Risiko Kredit Membesar