Suara.com - Usai lengser dari jabatan Gubernur DKI Jakarta dan keluar dari tahanan Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok makin aktif membuat konten-konten menarik di akun Youtube miliknya yang diberi nama Panggil Saya BTP.
Seiring berjalannya waktu, video-video yang diunggah Ahok mendapatkan banyak repson. Hingga pada 12 Oktober 2019, Ahok mendapatkan penghargaan Gold Play Button dari Youtube.
Menurut penelusuran MoneySmart.id jaringan Suara.com di situs Social Blade, akun Youtube BTP menempati urutan ke-388 di Indonesia. Dalam 30 hari saja, Ahok bisa meraih lebih dari 11 ribu subscriber baru.
Sementara itu, prediksi total penghasilan yang didapat dari akun ini mencapai 200 dolar AS hingga 3.200 dolar AS atau Rp 2,8 juta hingga Rp 45 juta dalam sebulan.
Terlepas dari penghasilan Ahok sebagai youtuber, berikut ini fakta-fakta seputar akun Youtube Panggil Saya BTP.
1. Dirilis tepat setelah bebas dari penjara
Video pertama dari akun Panggil Saya BTP dirilis pada 25 Januari 2019. Video berjudul “BTPVLOG#1 – PULANG ini berdurasi 9 menit saja, dan menampilkan obrolan Ahok dan putranya, yaitu Nicholas Sean di mobil yang saat itu baru keluar dari penjara.
Belum lama setelah ditayangkan, ratusan like sudah diberikan buat video ini. Tepat pada 15 Oktober 2019, video ini sudah disaksikan oleh lebih dari 5 juta orang!
Gak heran sih, BTP memang bukan orang sembarangan. Dia memang merupakan salah satu publik figur di Indonesia.
Baca Juga: PDIP Tolak Rencana Anies Bangun Lagi Kampung Akuarium yang Digusur Ahok
Sama seperti BJ Habibie, nama Basuki Tjahaja Purnama juga masuk ke jajaran orang yang paling dikagumi di Indonesia versi Yougov. Bila Habibie urutan pertama, BTP masuk ke urutan ke-tujuh tepat di bawah Jack Ma dan di atas Prabowo Subianto.
2. Delapan bulan sudah punya 23 video
Delapan bulan sejak postingan perdananya di Youtube, akun Panggil Saya BTP ternyata sudah mengunggah 23 video. Cukup aktif ya.
Video-video itu berisi tentang keseharian BTP, mulai dari cerita dia menyambangi kawan-kawannya, pulang kampung, liburan ke Bali, hingga yang bernuansa politik pun ada.
Tapi gak semua video di akun ini punya jutaan viewers lho ya. Ada juga yang cuma ratusan ribu saja.
3. Promo video Youtube lewat Instagram
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Harga Bahan Baku Plastik Bisa Naik 70%, Apindo Sebut Pabrik Terancam Tak Produksi Bulan Depan
-
Volume Bongkar Muat IPC TPK Tumbuh Tipis 0,9% di Kuartal I-2026
-
CMNP Optimistis Menang Gugatan Rp 119 T Lawan Hary Tanoe, Incar Aset di Beverly Hills
-
Indonesia Cari Pasokan Energi Baru, Bahlil Temui Menteri Energi Rusia
-
Strategi Cegah Stunting Jasindo, dari Sawah ke Meja Makan
-
Harga Minyak Turun Makin Dalam, Kabar Gencatan Senjata AS-Iran Menguat
-
Konflik Timur Tengah Mereda? Harga Minyak Langsung Terkoreksi
-
BRI Bagikan Dividen Rp52,1 T, Pemegang Saham Terima Rp346 per Saham
-
Babak Baru Diplomasi AS-Iran, Trump Ingin Ada Kesepakatan Cepat Akhiri Perang Iran
-
Rupiah Menguat Tipis di Tengah Pelemahan Dolar AS, Cek Harga Kurs Hari Ini