Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mendapatkan Penghargaan di Asian Business Leadership Forum (ABLF) Awards 2019 untuk kategori Statepersons Awards yang digelar di Dubai, Uni Emirat Arab (UAE). Penghargaan tersebut diterima Sri Mulyani ditengah-tengah isu perlambatan ekonomi Indonesia yang stagnan di level lima persen.
Sri Mulyani menerima penghargaan tersebut dari Anggota Kabinet dan Menteri Toleransi Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Nahayan Mabarak Al Nahayan. Penghargaan tersebut diterima Sri Mulyani karena banyak menghadirkan berbagai instrumen kebijakan untuk memperkuat perekonomian di Indonesia.
Selain itu, Sri Mulyani dianggap mampu melewati krisis ekonomi di Asia Tenggara pada tahun 2007-2010 dan selama menjadi Direktur Pelaksana Bank Dunia, Sri Mulyani memberikan kesempatan kerja yang adil dengan mengkampanyekan kesetaraan gender di tempat kerja. Karena itu, ABLF Awards 2019 menobatkan Menkeu dilihat dari prestasi yang luar biasa dalam bidang ekonomi dan banyak menginspirasi jutaan orang di dunia.
Dalam kesempatan tersebut Sri Mulyani menyampaikan ucapan terima kasih kepada Asian Business Leadership Forum yang telah memberikan penghargaan.
“Penghargaan ini adalah untuk Indonesia dan untuk 82 ribu pegawai Kementerian Keuangan. Penghargaan ini merupakan pengakuan atas hasil kerja bersama dan dedikasi Pemerintah dibawah kepemimpinan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang akan dilanjutkan oleh Wakil Presiden Kiai Maruf," kata Sri Mulyani dalam keterangan resminya pada Jumat (8/11/2019).
"Prestasi di Bank Dunia adalah kerja bersama seluruh manajemen di Bank Dunia. Terima kasih saya ucapkan kepada semua pihak atas dedikasi yang tidak pernah berhenti untuk menciptakan kemajuan dan kesejahteraan untuk seluruh masyarakat dunia. Kita lanjutkan upaya bersama menuju dunia yang lebih adil, makmur dan lebih baik”, kata Sri Mulyani.
Untuk diketahui, Asian Business Leadership Forum adalah rangkaian acara kepemimpinan bisnis paling berpengaruh di Asia yang menyatukan para pemimpin global dalam diskusi dan kolaborasi. Adapun format pertemuan terbagi menjadi tiga yaitu, ABLF Talks, ABLF Awards, dan Publikasi yang diakui ABLF seperti penerbitan, media penyiaran, dan digital ABLF.
Forum yang didirikan pada tahun 2007 ini juga memberikan penghargaan (ABFL Awards) kepada para pemimpin yang memiliki prestasi, rasa tanggung jawab mereka terhadap komunitas, negara, dan pasar global tempat mereka tinggal dan bekerja. ABLF Awards, merupakan penghargaan terkemuka dan berintegritas dan berfokus pada pengakuan intelektual para pemimpin Asia yang penuh inspirasi di seluruh dunia.
Melalui dukungan Anggota Kabinet dan Menteri Toleransi UEA Sheikh Nahayan Mabarak Al Nahayan. Asian Business Leadership Forum bertujuan mendorong inovasi agar lebih banyak talenta wirausaha yang dapat tumbuh sehingga bermanfaat bagi masa depan Asia.
Baca Juga: Anak Buah Sri Mulyani Akui Ekonomi Indonesia Jeblok
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025
-
Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah
-
Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan
-
KPPU Sanksi 97 Pinjol Rp 755 Miliar, Asosiasi Ngotot Ajukan Banding
-
Penjelasan Kemenkeu soal Lapor SPT Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta di Coretax
-
Purbaya Klaim Bos Danantara Sepakat PNM Dialihkan ke Kemenkeu
-
Moodys Beri Sinyal Waspada, PERBANAS Klaim Fundamental Bank Himbara Tangguh
-
EV Kian Diminati, Transaksi SPKLU PLN Tembus Rekor Tertinggi 18.088 Kali pada H+2 Idulfitri 1447 H
-
BRI KPR Solusi Hadirkan Kemudahan Beli Properti dari Lelang Bank dengan Proses Praktis
-
Purbaya Buka Opsi Suntik Dana SAL Milik Pemerintah ke Bank Swasta