Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah pasti bertindak tegas dengan segala macam kecurangan yang bisa menimbulkan kerugian bagi negara, termasuk juga kepada para importir pacul atau cangkul ilegal.
"Yah kalau dia (importir pacul) ilegal ditindak saja," kata Airlangga saat ditemui di Kantornya, Jumat (15/11/2019).
Namun dirinya tak memberi penjelasan lebih lengkap tindakan apa yang bakal dilakukan bagi para importir cangkul ilegal tersebut.
"Namanya ilegal yah, jadi harus ditindak," kata Airlangga.
Sebelumnya, Kementerian Perdagangan (Kemendag) menemukan adanya impor cangkul ilegal di daerah Tanggerang dan Surabaya. Cangkul-cangkul tersebut ditemukan dalam jumlah yang cukup banyak dan siap pakai.
Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), Jumat (15/11/2019) impor alat perkakas ini paling banyak berasal dari negara China. Nilainya melonjak cukup tajam sepanjang tahun ini.
Dari data BPS terlihat bahwa impor cangkul asal China periode Januari-Oktober 2019 mencapai 297.437 Kg dengan nilai mencapai 106,062 ribu dolar AS.
Angka ini melonjak hampir berkali-kali lipat jika dibandingkan tahun 2018 dimana impor cangkul asal China mencapai 78.100 Kg dengan nilai mencapai 33,889 ribu dolar AS.
Sementara untuk tahun 2017 angka impor cangkul asal negeri tirai bambu tersebut mencapai 2.317 Kg dengan nilai mencapai 794 dolar AS, sedangkan tahun 2016 angka impornya mencapai 142,783 Kg dengan nilai mencapai 187,064 ribu dolar AS dan tahun 2015 angka impornya mencapai 14,261 Kg dengan nilai mencapai 6,589 ribu dolar AS.
Baca Juga: Ahok Akan Isi Jabatan di BUMN, Airlangga: Enggak Ada Masalah
Sementara dari negara Jepang, impor cangkul masih cukup kecil angkanya dimana impor ini hanya dilakukan pada tahun 2019 saja sebesar 7 Kg dengan nilai mencapai 65 dolar AS saja.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto
-
Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan
-
Agung Nugroho Lantik Belasan Pejabat Pemkot Pekanbaru, Ini Nama-namanya
-
Punya 38.600 Pegawai, Menteri PU Bantah Mutasi Terkait Surat Dinas yang Bocor
-
5 Serum Wajah yang Cocok untuk Kulit Berminyak di Indonesia
-
Statistik Buktikan Inggris Terlalu Bergantung Kane-Bellingham, Jadi Bumerang saat Lawan Argentina?
-
'Gue Kasih Umrah Sekeluarga', Menteri PU Dody Hanggodo Jawab Isu Aisyah Zakkiyah Keponakannya
-
Politisi PDIP Dolfie Semprot Purbaya Gegara Pindahkan Dana SAL ke Bank Milik Negara
-
Mengintip Tren Wellness di Bali, Saat Pengalaman Air Jadi Daya Tarik Baru Industri Hospitality