Suara.com - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat & Banten, Tbk. (Bank BJB) menyepakati kerja sama dengan Dana Pensiun Pertamina. Kerja sama ini diresmikan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antar kedua belah pihak, yang dilakukan Direktur Konsumer dan Retail Bank BJB, Suartini dengan Presiden Direktur Dana Pensiun Pertamina, Adrian Rusmana, di Kantor Dana Pensiun Pertamina, Jalan M.I. Ridwan Rais, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (20/11/2019).
Suartini mengatakan, kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari sinergi yang telah dijalin kedua belah pihak sebelumnya. Kemitraan yang dijalin Dana Pensiun Pertamina dan Bank BJB mendatangkan angin segar bagi keduanya untuk saling memajukan usaha masing-masing.
"Kerja sama ini menjadi babak baru dari jalinan sinergi yang telah terikat kuat antara kedua belah pihak. Kami mengharapkan kerja sama yang sudah terjalin hingga saat ini bisa terus berlanjut di masa yang akan datang, sehingga cita-cita untuk tumbuh dan berkembang bersama bisa senantiasa bermetamorfosis menjadi kenyataan," katanya.
Kerja sama antara Bank BJB dengan Dana Pensiun Pertamina yang disepakati adalah tentang penyaluran manfaat pensiun. Dengan kerja sama ini, Dana Pensiun Pertamina dipastikan akan memperoleh sejumlah manfaat, termasuk diantaranya pelayanan prima dari Bank BJB sebagai mitra penyedia jasa layanan manfaat pensiun.
Bank BJB juga akan melakukan pendataan ulang dengan mendistribusikan formulir data ulang oleh Dana Pensiun Pertamina kepada penerima manfaat pensiun dan menerima kembali formulir yang telah diisi dengan lengkap. Selain itu, perseroan juga akan melaksanakan program pemberdayaan bagi seluruh penerima manfaat pensiun dengan memberikan jasa layanan perbankan dan diutamakan untuk mendukung kegiatan yang bersifat produktif.
Dana Pensiun Pertamina juga akan menerima sejumlah manfaat lainnya yang tak kalah menguntungkan dari Bank BJB.
Bagi Bank BJB, kerja sama ini berarti turut mengundang berapa potensi keuntungan dalam bentuk peningakatan Current Account Saving Account (CASA). Dana Pensiun Pertamina memiliki 45.182 peserta pensiunan yang tesebar di seluruh Indonesia dan akan menjadi penambahan NoA baru pada Bank BJB.
Terdapat pula potensi peningkatan Penyaluran Kredit Guna Bhakti (KGB) yang dapat diberikan oleh bank bjb untuk penerima manfaat Dana Pensiun Pertamina.
Potensi selanjutnya adalah peningkatan volume kredit mikro, sebab melalui kerja sama ini, Bank BJB dapat melakukan program pemberdayaan bagi seluruh peserta Dana Pensiun Pertamina guna penyaluran kredit produktif.
Baca Juga: Bank BJB Bangun Banking Corner di Universitas Sangga Buana
Kerja sama ini juga membuka peluang untuk melakukan cross selling produk-produk Bank BJB lainnya, antara lain Cash Management Service, Payroll Service, DPLK, serta jasa perbankan lainnya.
Tag
Berita Terkait
-
Bank BJB Raih 2 Penghargaan Mitra Pembangunan Jawa Barat
-
Serunya Karnaval Budaya Kolosal West Java Festival Bersama Bank BJB
-
Dukung Jabar Go To East, Bank BJB Siap Salurkan Modal pada Nelayan
-
Bank BJB Bangun Banking Corner di Universitas Sangga Buana
-
Sokong Pertumbuhan Ekonomi Jawa Barat, Bank BJB Perkuat Kolaborasi
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!
-
Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru
-
IHSG Loyo, Investor Asing Kabur Massal Rp53 Triliun dari Bursa Saham