Suara.com - GohalalGo, marketplace digital berbasis syariah terbesar di Indonesia, semakin memberikan akses kemudahan bagi masyarakat Indonesia untuk melakukan perjalanan ibadah haji dan umrah ke tanah suci.
Hal ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerjasama antara PT GohalalGo dan Pegadaian serta enam perusahaan biro perjalanan yang tergabung dalam Perusahaan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU).
Penandatanganan kerjasama ini dilakukan secara Tripartit oleh GohalalGo dan Pegadaian bersama 6 mitra biro perjalanan yang direkomendasikan Gohalalgo ditahap awal ini yakni, Aqobah Tour & Travel, Tazkia Tour & Travel, Patuna Tour & Travel, Permata Tour & Travel, Permata Tour &Travel, dan Madani Tour & Travel.
CEO GohalalGo Hega Bernoza mengatakan, kerjasama dengan salah satu perusahaan BUMN ini sebagai upaya percepatan bisnis perseroan.
Nantinya masyarakat bisa memiliki alternatif pilihan lebih dari 500 paket umrah dan perjalanan wisata halal yang disajikan oleh platform aplikasi GohalalGo secara langsung atau host to host.
Hega menambahkan, dengan program ini para Nasabah pegadaian dapat memilih paket umrah, Haji dan wisata halal biro perjalanan terbaik dari mitra GohalalGo dan bisa langsung bertransaksi secara langsung di 4.200 cabang kantor Pegadaian di seluruh Indonesia.
“Harapannya kita bisa membantu masyarakat sebanyak mungkin agar bisa menjalankan ibadah umrah. Semoga kerjasama ini membawa manfaat bagi kami, pegadaian, perusahaan travel dan tentunya bisa memberikan nilai bagi masyarakat agar lebih mudah berangkat ke tanah suci,” jelas Hega dalam keterangannya, Senin (2/12/2019).
Dia mentargetkan, dari kerjasama ini GohalalGo bisa memberangkatkan lebih dari 2.500 jamaah di tahun 2020 mendatang.
“Kalau bisa lebih dari angka itu,” ucap Hega.
Baca Juga: Menag Fachrul Razi Akan Berangkatkan Umrah Korban First Travel yang Miskin
Di tempat yang sama, Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk Pegadaian, Harianto Widodo mengatakan, kerjasama ini merupakan bagian dari produk pembiayaan umrah dan wisata religi yang ditawarkan Pegadaian yang bernama Arrum Safar.
"Arrum Safar merupakan pembiayaan berbasis syariah untuk keperluan perjalanan wisata rohani seperti ibadah umroh atau perjalanan wisata halal lainnya dengan jaminan emas/berlian atau barang berharga lain seperti sertifikat tanah/bangunan, BPKB atau dokumen yang menunjukkan kemampuan membayar (SK/payroll gaji)," jelas Harianto Widodo.
Perseroan berharap, produk Arrum Safar ini menjadi produk unggulan yang diminati masyarakat sebagaimana produk Arrum haji atau tabungan emas yang lebih dulu diluncurkan.
Harianto melanjutkan, produk Arrum Safar disediakan bagi masyarakat yang akan menunaikan ibadah umrah atau melakukan perjalanan ziarah/wisata halal lain baik di dalam maupun luar negeri.
Hingga saat ini peluncuran produk Arrum Safar masih menunggu izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
“Sekarang masih dalam proses uji coba untuk internal karyawan Pegadaian. Jadi, belum diluncurkan untuk masyarakat luas karena masih menunggu izin OJK. Kerjasama ini merupakan bagian dari ihktiar mempersiapkan infrastruktur sehingga ketika izin OJK turun, produk ini dapat langsung diakses oleh masyarakat luas," pungkas Harianto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Perpanjangan PPN DTP 100 Persen, Rumah Tapak di Kota Penyangga Jadi Primadona
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK