Suara.com - Faisal Basri, ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), mengakui kebingungan soal kebijakan Presiden Jokowi dalam periode kedua pemerintahannya. Terutama soal penyedehanaan peraturan atau biasa disebut Omnibus Law.
Menurut Faisal, pemerintah tak tepat membuat tujuan kebijakan Omnibus Law yang ingin menciptakan lapangan kerja dan investasi.
"Kalau tujuan akhirnya cipta lapangan kerja, fokusnya kan pengangguran, sementara angka pengangguran turun terus di sekitar lima. Jadi bukan cipta lapangan kerja untuk mengurangi pengangguran," kata Faisal dalam sebuah diskusi di Hotel Millenium, Jakarta, Rabu (18/12/2019).
Kemudian, Faisal menilai pemerintah juga tak tepat mengambil kebijakan Omnibus Law untuk investasi. Karena, menurutnya, kinerja investasi Indonesia tak terlalu jelek.
"Investasi tidak jelek-jelek amat tumbuhnya 32,3 persen dari PDB dalam 5 tahun terakhir dan juga sedikit di atas PDB, walaupun tidak sebesar yang diinginkan, tapi investasi cukup besar," ucap dia.
Maka dari itu, ia mempertanyakan tujuan kebijakan Omnibus Law. Bahkan, Faisal menganggap kebijakan Omnibus Law ini terkesan buru-buru.
"Jadi apa ya, kita tunggu saja apa yang jadi target utama dari Omnibus Law ini," kata dia.
Berita Terkait
-
Ada Omnibus Law, Pengusaha Nakal Tak Lagi Dipidana Tapi Didenda
-
Omnibus Law, Strategi Pemerintah Rampingkan UU Hingga Kembangkan Ekonomi
-
Dengan Omnibus Law, Dirikan UMKM Hanya Bermodal KTP
-
Arahan Jokowi Terkait Omnibus Law, Ini Kata Ganjar dan Khofifah
-
Temui Puan, Sri Mulyani Janji Rampungkan Draf RUU Omnibus Law Perpajakan
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL