Suara.com - Pemantauan yang terintegrasi atas data dan/atau informasi devisa terkait kegiatan ekspor dan impor melalui Sistem informasi Monitoring Devisa terIntegrasi Seketika atau SiMoDIS diharapkan monitoring Dana Hasil Ekspor (DHE) jadi lebih baik. Pasalnya adanya aplikasi ini, bisa membuat data DHE tersedia realtime.
Untuk itu pemerintah berharap bahwa semua kalangan termasuk pengusaha baik eksportir dan importir untuk mengintegrasikan dan melaporkan transaksi devisa mereka, pasalnya banyak insentif yang ditawarkan pemerintah jika ikut melaporkan data transaksi devisa bagi kalangan pengusaha.
"Tentunya kalau dari sisi Bea Cukai rekonsiliasi tidak akan membuat under ataupun over invoice. Dari sisi keuntungan pengusaha pemberlakukan penerapan SiMoDIS terhadap pengusaha yang patuh akan banyak insentif," kata Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi saat konferensi pers di Kantornya, Jakarta, Jumat (27/12/2019).
Insentif bagi eksportir tersebut lanjut Heru adalah berupa kemudahan impor tujuan ekspor (KITE), kawasan berikat dan Authorized Economic Operator (AEO) serta dapat dijadikan sebagai salah satu pertimbangan dalam proses layanan restitusi pajak.
Sementara itu, insentif bagi importir yang patuh adalah akan mendapatkan importir jalur prioritas, mitra utama (MITA) dan Authorized Economic Operator (AEO).
Sebaliknya bagi pengusaha yang tidak patuh, selain kena sanksi administrasi atau penundaan pelayanan/pemblokiran.
"Penilaian downgrade yang ternyata dianggap tidak patuh. Dari aspek layanan kita akan lakukan clearance baik ekspor maupun impor, kita juga akan melakukan verifikasi yang lebih mendalam terutama soal pajaknya," kata Heru.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Cinta dan Jari yang Patah di Utara Jakarta
Terkini
-
Wanti-wanti IMA Soal Rencana Pangkas Kuota Batu bara-Nikel 2026: Investasi dan Ekspor Taruhannya
-
Libatkan Himbara, Petrokimia Gresik Pacu Digitalisasi Supply Chain Financing
-
Analis Rusia Prediksi Nikel Surplus 275.000 Metrik Ton, Singgung Indonesia
-
Setelah Gaspol IHSG Terkoreksi 0,38% di Sesi I, 386 Saham Turun
-
Harga Emas dan Perak Dunia Melemah, Cooling Down Usai Akumulasi Naik
-
PSAB Tuntaskan Penjualan Proyek Emas Doup Senilai Rp8,8 Triliun
-
Saham-saham Konglomerat Meroket Usai 'Pertemuan Hambalang', Apa Saja?
-
Sorot Agincourt, Prabowo Instruksikan Penilaian Proporsional Izin Tambang Martabe
-
Bahlil: Presiden Instruksikan Cek Ulang Izin Tambang Emas Martabe
-
BRImo Perkenalkan Fitur QRIS Tap, Kini Bayar TransJakarta Jadi Lebih Praktis dan Mudah