Suara.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) mengubah segmen bisnisnya dari perusahaan persemenan menjadi penyedia solusi bahan bangunan. Hal ini dilakukan untuk memperkuat kompetisi di tingkat regional.
"Kami melakukan rebranding dan mengubah logo menjadi SIG memiliki makna mendalam yang memiliki nilai-nilai transformasi. Sebelumnya dari perusahaan persemenan menjadi penyedia building material," ujar Direktur Utama SMGR, Hendi Prio Santoso di Jakarta, Rabu (12/2/2020).
Hendi menuturkan, penggantian logo perseroan merupakan bagian dari transformasi untuk memberikan solusi bahan bangunan yang inovatif, terbaru dan bernilai tambah.
Ia menjelaskan, inovasi tersebut untuk memperkuat daya saing perseroan di tingkat Asia Tenggara.
"Kami mampu menjadi pioner dalam industri building material yang memberdayakan stakeholder dalam menciptakan sustainable living," jelas dia.
Sementara itu, Wakil Menteri BUMN, Budi Gunadi Sadikin mengatakan, saat ini BUMN memang harus cermat terhadap perubahan.
"Perusahaan harus beradaptasi terhadap perubahan, karena dapat menyebabkan banyak bisnis yang mati, namun di satu sisi muncul bisnis yang baru," imbuh Budi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
PLN Mobile Perkuat Ekosistem EV Berbasis Green Energy, Dari Rumah Charging hingga SPKLU
-
Saham HOTL Terancam Delisting, Manajemen Tegaskan Itikad Baik ke BEI
-
Fundamental Bank Mandiri Tetap Kuat di 2025, Dorong Intermediasi & Dukung Program Pemerintah
-
6 Fakta Skandal IPO REAL, Manipulasi Berbuntut Izin UOB Kay Hian Dibekukan
-
Menko Airlangga ke Anggota APEC: Ekonomi Dunia Menuntut Perubahan Besar
-
Moodys Beri Rating Negatif, Pemerintah: Ekonomi Tetap Solid di Level Investment Grade
-
Mengenal Kakeibo, Seni Menabung Tradisional Jepang untuk Mencapai Kebebasan Finansial
-
Saham BUMI Banting Harga Ekstrem, Lalu Diserok Investor Asing
-
Emas ETF Global Diborong Investor Tembus 120 Ton, Efek Ancaman Perang Dunia?
-
Bitcoin Terperosok ke USD 60.000, Analis Indodax Ungkap Dampaknya ke Pasar Kripto