Suara.com - Menteri BUMN Erick Thohir mencurahkan isi hatinya saat menjadi pembantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kabinet Indonesia Maju.
Erick Thohir menuturkan, selama empat bulan menjabat menteri, ia telah melakukan 30 kali rapat terbatas (ratas) bersama Jokowi.
Mantan bos Mahaka Media ini menilai, kegiatan itu sering dilakukan karena memang Jokowi senang bekerja.
"Karena presidennya gila kerja, saya baru empat bulan jadi pembantu beliau, sudah ada 30 ratas," ujar Erick di Menara Mandiri, Jakarta, Rabu (12/2/2020).
Erick melanjutkan, dengan kegiatan istana itulah yang membuat ia sering terlambat menghadiri sebuah acara.
Meski demikian, ratas merupakan kegiatan yang wajib dilakukan, sehingga ia lebih mendahulukan ratas dibandingkan kegiatan lainnya.
"Ini nasib saya, kita sebagai pemimpin harus jadi teladan tapi diawali pertemuan saja telat, jadi ini bukan alasan," ucap dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
Telkom Solution Perkuat Sinergi Lintas Industri, Dorong Akselerasi Ekonomi Nasional Berbasis Digital
-
Wamen Investasi Klaim Perjanjian Tarif dengan AS Tak Ganggu Kemandirian Indonesia
-
Ignasius Jonan Resmi Jadi Komisaris SOHO, Manajemen Ungkap Alasan Perombakan
-
Menuju Solar Based Economy: Tantangan Regulasi dan Pendanaan Program PLTS 100 GW Presiden Prabowo
-
Indonesia Terbitkan Obligasi Euro dan Yuan, Gangdeng Tiga Bank Terkemuka
-
Produsen Mie Sedaap Bantah Ada PHK Jelang Lebaran 2026
-
Toko Perhiasan Impor Kadali Pemerintah Lewat 'Barang Spanyol', Negara Tekor Triliunan Rupiah
-
PPRO Lepas Gembok, Ini Daftar Pemegang Sahamnya
-
Bonus Hari Raya Ojol Diumumkan Bareng SE THR Pekerja
-
Kriteria ASN Wajib Ikut Pelatihan Militer Komcad, Dapat Gaji dan Tunjangan Penuh