Suara.com - Ibu Kota Negara belum resmi pindah ke Kalimantan, tapi sejumlah Barang Milik Negara (BMN) seperti gedung-gedung yang berada di DKI Jakarta sudah banyak dilirik kalangan swasta atau pengusaha untuk bisa disewa bahkan dibeli.
Direktur Barang Milik Negara (BMN) Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan Encep Sudarwan mengatakan, banyak dari kalangan swasta yang sudah berminat menggunakan gedung-gedung milik negara jika Ibu Kota Negara sudah pindah dari Jakarta, seperti halnya Gedung DPR MPR RI serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
"Misalnya gedung DPR luas, ada yang mengatakan itu menarik. Kemendikbud kan di samping FX. Kalau disatukan FX kan hebat. Ini contoh, ada yang bilang," kata Encep di Kantornya, Jakarta, Jumat (14/2/2020).
Memang kata Encep semenjak wacana pemindahan Ibu Kota Negara pindah ke Kalimantan sudah banyak pihak yang menanyakan nasib-nasib gedung-gedung BMN di Jakarta mau diapakan.
"Karena banyak juga dari mereka (swasta) yang menanyakan kapan kepastian pindah (Ibu Kota)," kata Encep.
Meski begitu kata dia, Pemerintah saat ini masih belum bisa memutuskan apakah gedung-gedung milik negara tersebut bisa disewakan atau tidak, karena menurut Encep Kota Jakarta usai tak lagi jadi Ibu Kota akan dijadikan pusat ekonomi nasional sehingga keberadaan gedung-gedung tersebut masih diperlukan oleh pemerintah.
"Jadi kita ingin mempertahankan aset-aset yang di Jakarta. Apakah itu masih dipakai atau kita bisa kerja sama dengan swasta. Kalau dari awal pembiayaan ibu kota memang dengan aset-aset di Jakarta. Jadi kita manfaatkan misalnya konsesi 30 tahun atau berapa puluh tahun," jelas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya
-
RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok
-
Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan
-
Harga BBM Masih Stabil, Warganet Apresiasi Pemerintah
-
Primadona Lebaran 2026, Konsumsi BBM Pertamax Series Naik Signifikan
-
Arab Saudi dan UEA Diam-diam Bantu Israel dan AS Perangi Iran
-
Purbaya Buka Opsi Tarik Pajak Tambahan untuk Produk China di Tokopedia-TikTok dkk
-
Kemenkop Bantah Isu Kopdes Merah Putih Picu Konflik di Adonara, Ini Faktanya
-
OJK Resmi Punya Pejabat Baru, Ini Susunannya
-
Rupiah Belum Bangkit Hari Ini, Nyaris Rp 17.000/USD