Suara.com - Kendati penjualan turun selama periode pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan dampak ekonomi dari COVID-19, namun sepeda motor matic second atau bekas dengan harga terjangkau tetap dilirik.
"Jualan motor bekas harga Rp 8 jutaan ke atas nyaris susah. Tapi yang murah meriah, di bawah Rp 5 juta atau Rp 4 jutaan, tetap ada pembelinya. Sekarang saya makan dari penjualan yang itu," kata Muslim pedagang motor bekas di kawasan Cileungsi, Jawa Barat, Kamis (30/4/2020).
Ia menjelaskan kalangan yang masih membutuhkan motor bekas antara lain korban PHK yang beralih menjadi ojek, pengantar barang, usaha kelontong, dan ibu rumah tangga.
"Dua bulan ini, jelang puasa, ada 6 motor laku untuk ibu-ibu. Isi waktu di rumah sambil jualan makanan. Makanannya diantar pakai motor," kata dia,
Berikut sejumlah model motor matic bekas dengan harga Rp 4 jutaan:
Honda Beat
Honda merupakan salah satu sepeda motor matik dengan harga jual lumayan tinggi. Namun Beat model pertama, yang masih menggunakan karburator konvensional bisa ditemukan dengan harga Rp 4 juta hingga Rp 6 jutaan.
"Honda Beat versi karburator tahun 2009-2010 banyak dicari orang. Kondisi layak dengan surat lengkap pun sudah ada yang Rp 5 jutaan," kata Muslim.
Mio Smile dan Sporty
Baca Juga: Tawuran Pakai Airsoft Gun, 3 Anggota Geng Motor Tanjung Duren 23 Diciduk
Yamaha Mio Smile menjadi salah satu model motor matic bekas dengan harga ramah kantong dengan model yang masih trendy untuk masa sekarang. Mio Smile model tahun 2009-2011 bisa ditemukan dengan harga Rp 4 jutaan.
Sedangkan model yang lebih lawas, yakni Mio Sporty, bisa didapatkan dengan harga Rp 4 jutaan ke bawah.
"Kemarin, surat lengkap Mio Sporty laku Rp 3,8 juta dengan kondisi apa adanya. Model Mio Smile masih di atas Rp 4jutaan, surat lengkap, kondisi layak," kata Hamdan, penjual lain di kawasan Cileungsi.
Vario
Sama seperti Beat, Honda Vario versi karburator juga memiliki harga jual yang terjangkau. Model yang tersedia dengan harga Rp 4 jutaan antara lain keluaran tahun pertama 2006 hingga 2009.
"Vario karburator ada yang Rp 3,5 jutaan. Tapi peminatnya tidak banyak karena motornya sudah dari tahun 2006. Usianya sudah 14 tahun, konsumen takut motornya banyak jajan," kata Hamdan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek