Suara.com - Menteri Sosial (Mensos), Juliari P Batubara, menyatakan, dunia usaha memiliki peran strategis dalam upaya percepatan penanggulangan Covid-19, sebagai wujud kepadulian sosial terhadap kondisi bangsa. Hal ini dikatakannya saat menerima PT Astra, yang melalui Program Nurani Astra Berbagi untuk Negeri, menyalurkan paket sembako senilai Rp 200 ribu, sebanyak 127 ribu paket, ke seluruh Indonesia sejak April hingga Juli 2020.
“Terima kasih kami sampaikan kepada PT Astra. Program Nurani Astra Berbagi untuk Negeri telah menyalurkan paket sembako senilai Rp 200 ribu, dengan total 127 ribu paket ke seluruh Indonesia sejak April hingga Juli 2020. Kami tidak bisa bekerja sendirian menanggulangi Covid-19, tanpa didukung komponen bangsa dan dunia usaha," ujarnya, saat menerima kunjungan PT Astra Internasional Grup di Jakarta, Jumat (8/5/2020).
Pada kesempatan itu, Mensos berharap, kalangan dunia usaha yang lainnya tergerak dan berpartisipasi dalam penanggulangan Covid-19, serta upaya-upaya kemanusiaan lainnya.
“Bantuan kemanusiaan dari PT Astra tersebut tidak dititipkan ke Kementerian Sosial, melainkan kami hanya menerima laporan dari apa yang telah mereka laksanakan, ” ungkap Mensos.
Diah Suran, perwakilan dari PT Astra Internasional Grup menyampaikan, aksi kemanusian bahan kebutuhan pokok merupakan komitmen PT Astra yang berusaha mewujudkan cita-cita untuk sejahera bersama bangsa.
“Bantuan tahap keempat, dengan total Rp 25 miliar, dikemas dalam 127 ribu paket sembako yang disalurkan di 34 provinsi. Setiap paket senilai Rp 200 ribu, berisi beras, minyak goreng, mi instan, kecap, gula, serta susu bubuk, ” katanya.
Bantuan sembako tersebut disalurkan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar instalasi perusahaan PT Astra Internasional Grup di seluruh Indonesia.
“Sasaran utama program paket sembako ini adalah masyarakat yang tidak mampu dan pekerja non-formal yang disalurkan secara bertahan sejak April, ” imbuhnya.
Dalam proses penyaluran, pihaknya berkoordinasi dengan kelurahan, RT/ RW setempat dan memperhatikan protokol kesehatan social distancing dan physical distancing.
Baca Juga: Kemensos Beri Bantuan kepada Nasiroh, ART di Jawa Tengah
“Sekali lagi, kami menjalankan program ini karena bagian dari mensuport program pemerintah untuk mengurangi dampak ekonomi dari masyarakat, ” tandasnya.
Berita Terkait
-
Kemnaker Miliki 2 Program Reguler bagi Pekerja yang Terkena PHK
-
Update Corona Global: Angka Infeksi 4 Juta Lebih, Indonesia Lampaui Korsel
-
Korban Termuda di Inggris, Bayi 16 Minggu Meninggal akibat Virus Corona
-
Cegah Corona, Jamaah di Rapid Test Usai Shalat Tarawih
-
Cerita Perjuangan Satu Keluarga Melawan Covid-19
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Usaha Mining Bitcoin Milik Donald Trump Rugi Besar
-
IHSG Melemah Sepekan, Saham BUMI Jadi Salah Satu Faktor
-
Realisasi Penjualan CLEO Kuartal III 2023 Capai Rp2,09 Triliun
-
Perang Timur Tengah: Sejumlah Penerbangan di Bandara Soetta Resmi Dibatalkan
-
Harta Kekayaan Riva Siahaan, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga
-
Harga Emas Stabil di Pegadaian, Bertahan Kisaran 3 Jutaan pada 1 Maret 2026
-
Analis Prediksi Harga Minyak Awal Maret: Tidak Lagi Menyala, Namun Terbakar!
-
Iran Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Diprediksi Naik Dua Kali Lipat!
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional