Suara.com - Sejumlah kapal wisata rusak dan tenggelam di perairan kawasan Pelabuhan Labuan Bajo, kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, akibat tak terurus sebagai dampak pandemi COVID-19 yang menyebabkan tidak adanya wisatawan yang berwisata ke daerah itu.
Idrus, penanggung jawab kapal motor Sarana Inti Pangan 01 mengatakan, bahwa dalam kurun waktu tiga bulan terakhir sedikitnya ada lima unit kapal wisata yang tenggelam karena tidak terurus.
"Banyak kapal wisata yang rusak dan tenggelam karena memang tak diurus, termasuk kapal wisata yang saya tangani," katanya, ditulis Selasa (26/5/2020).
Ia menjelaskan bahwa Kapal Motor (KM) Sarana Inti Pangan 01 merupakan kapal milik salah satu mitra Indofood yang berada di Jakarta, tenggelam di perairan kawasan Pelabuhan Labuan Bajo pada Senin, pukul 08.30 wita, saat dirinya hendak mengecek kapal tersebut.
Kapal dengan ukuran 14 gross tonage itu tenggelam di parkiran mooring buoy tanpa anak buah kapal. Idrus menambahkan, bahwa sejak dua hari terakhir memang kondisi pompa air di dasar kapal wisata itu bermasalah.
"Ini murni kelalaian petugas kapal yang ditugaskan mengelola kapal itu, sehingga air laut masuk ke dalam kapal wisata itu dan kemudian perlahan-lahan tenggelam," tambah dia.
Akibat kejadian itu ia mengaku menderita rugi puluhan juta rupiah. Apalagi di tengah kondisi pandemi COVID-19 ini ia kesulitan mendapatkan orderan dari wisatawan karena memang wisatawan dilarang berwisata di daerah itu.
Idrus juga mengaku bukan hanya kapalnya saja yang tenggelam, beberapa kapal wisata di kawasan wisata Labuan Bajo itu juga tenggelam karena tak terurus akibat tak beroperasi selama masa pandemi.
Kurang lebih ujar dia sudah ada lima kapal yang tenggelam, seperti kapal wisata Embong Nai, Surya Indah, Labohem dan satu unit kapal biru milik investor asing yang dikelola oleh warga di daerah itu.
Baca Juga: Erick Thohir Pastikan Penerbangan Singapura - Labuan Bajo Tinggal Mimpi
"Kalau tambah dengan kapal saya, sudah lima kapal yang tenggelam," tutur dia.
Idrus menambahkan sore ini dirinya dan beberapa karyawannya akan mengangkut kapal itu ke darat untuk diperbaiki. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Prospek Cerah MDKA, Sahamnya Bisa Tembus Rp3.100
-
Freeport Masih Tertatih, Produksi Tambang Baru Capai 65 Persen Sepanjang 2026
-
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Pemerintah Sebut Jadi Sinyal Positif bagi Ekonomi
-
Investor Asing Kabur Lagi Rp501 Miliar di Sesi I, BUMI Jadi Sasaran
-
Rupiah Bergejolak, Pemerintah Bakal Perkuat Transaksi Mata Uang Lokal
-
IHSG Bertahan di Level 6.000 hingga Sesi I, WIFI dan ENRG Jadi Bintang
-
Harga Emas Antam Logam Mulia Terbaru 14 Juli 2026: dari 0,5 Gram hingga 1.000 Gram
-
Komoditas Sawit Indonesia Bergantung pada CPO Mentah, Pengamat: Risiko Besar
-
PNM dan Danantara Perluas Pelayanan hingga 516 Jaringan di Wilayah 3T
-
Pertamina Impor LPG Setara 15,2 Juta Tabung 3 KG dari Texas