Suara.com - PT Bank Panin Tbk (PNBN) menyatakan pandemi virus corona atau Covid-19 menjadi pelajaran berharga bagi perusahaan, baik secara finansial maupun dalam usaha menjaga pelanggan dan karyawan.
Karena itu, perusahaan melakukan sterilisasi dan sanitasi semua ruangan di kantor pusat dan kantor cabang seluruh area Jakarta dengan cara penggunaan teknologi sinar atau lampu UV-C.
“Kami setiap harinya melakukan pemeriksaan suhu tubuh, menempatkan hand sanitizer dan sarana mencuci tangan di area-area tertentu yang mudah dijangkau, serta mewajibkan karyawan dan nasabah yang memasuki gedung PaninBank untuk menggunakan masker," ucap Elissa Gunawan, Head of Sales & Activation, dalam keterangannya, Kamis (11/6/2020).
"Selain itu, kami juga melakukan sterilisasi setiap ruangan kerja, termasuk are pelayanan nasabah dengan menggunakan alat sinar UV,” Elissa menambahkan.
Teknologi penyinaran UV-C oleh UV Care Indonesia telah terbukti mampu membasmi berbagai macam corona virus seperti SARS dan MERS.
Selain itu dekontaminasi menggunakan teknologi UV-C ini juga dilakukan di rumah sakit Nebraska Ketika menangani pasien Ebola tahun 2014. Maka dari itu, sesuai dengan petunjuk dari Centers for Disease Control and Prevention atau Lembaga Kontrol dan Pencegahan Penyakit USA, penggunaan sinar UV-C merupakan salah satu cara paling ampuh dan mudah untuk menanggulangi resiko penyebaran virus dan bakteri.
“UV-Care Indonesia ini adalah salah satu Perusahaan pertama di Indonesia yang telah menekuni teknologi lampu UV-C bahkan jauh sebelum adanya pandemi ini," kata Chief Marketing Officer PT Roswell Mitra Perkasa, Caroline Victoria.
Lampu UV-C yang digunakan juga disebut sudah melalui proses testing di laboratorium dan mengikuti standar international, sehingga gelombang yang digunakan efektif dalam membunuh bakteri dan virus yang menempel di permukaan.
"Namun juga tetap aman digunakan” ucap Caroline Victoria.
Baca Juga: Naruto Hingga Virus Corona, Ini Tiga Gaya Rambut Paling Unik dan Nyeleneh
Berita Terkait
-
Cegah Cluster Baru Covid-19, Ngabalin Minta Masyarakat Bantu Pemerintah
-
Covid-19: Dunia Seni di Eropa Segera Membuka Diri Lagi untuk Pengunjung
-
Ngabalin: Rizal Ramli Harus Diberitahu Penyerapan Anggaran Pemerintah Jelas
-
Gara-gara Guyon Soal Corona, Dele Alli Batal Hadapi Manchester United
-
Inggris Cabut Larangan Seks, Pasutri LDR Boleh Bersua Kembali
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai