Suara.com - BPJS Kesehatan mengajak masyarakat dan pecinta gowes berpartisipasi dalam kegiatan bersepeda virtual dalam "Ride for Better Indonesia Virtual Ride Challenge 2020". Setiap biaya pendaftaran peserta virtual ride akan didonasikan sebesar Rp 30.000 kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang terdampak pandemi Covid-19 dan menunggak iuran.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka HUT BPJS Kesehatan RI ke-52, sekaligus merayakan HUT Kemerdekaan RI ke-75, yang diselenggarakan oleh komunitas pecinta sepeda BPJS Kesehatan Cycling Community (BKCC).
Pembina BKCC, Siswandi mengatakan, kegiatan ini juga dilakukan sebagai kontribusi terhadap upaya penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Menurutnya, pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini sangat memukul kondisi perekonomian masyarakat. Beberapa sektor pekerjaan kehilangan pendapatan.
“Ada masyarakat yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). Hal ini menyebabkan kemampuan bayar mereka terhadap iuran JKN-KIS menjadi terganggu, yang pada akhirnya memiliki tunggakan iuran. Akibatnya, mereka yang terdampak langsung Covid-19 ini jadi tidak punya akses terhadap jaminan kesehatan jika suatu saat sakit,” kata Siswandi.
Ia melanjutkan, dengan mengikuti kegiatan ini, masyarakat diharapkan bisa berolahraga sambil menunjukkan kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat terdampak Covid-19, khususnya yang menunggak iuran JKN-KIS. Dengan berdonasi, maka mereka turut berkontribusi memastikan masyarakat memiliki akses terhadap jaminan kesehatan.
Pecinta gowes dapat berpartisipasi dengan mandaftarkan diri melalui aplikasi Gerak-Virtual Race Indonesia yang dapat diunduh melalui Google Play Store maupun Apple Store.
Virtual ride akan dilaksanakan pada 17 Agustus - 17 September 2020. Virtual ride ini menyediakan 2 pilihan jarak, yakni 52 kilometer dan 75 kilometer, yang bisa diselesaikan selama 1 bulan (multiple ride). Peserta yang berhasil menempuh jarak tersebut akan memperoleh medali, e-certificate dan undian hadiah menarik.
Siswandi mengingatkan, saat bersepeda, peserta untuk bersama-sama tetap menerapkan protokol kesehatan terkait physical distancing demi mengurangi risiko penularan Covid-19.
“Melalui event ini juga diharapkan semakin menggiatkan penerapan gaya hidup sehat bagi masyarakat, khususnya di masa pandemi. BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara Program JKN-KIS, tentu harus jadi salah satu motor penggerak kesadaran masyarakat dalam menerapkan gaya hidup sehat. Selain itu, BPJS Kesehatan juga terus melakukan literasi serta edukasi digital agar masyarakat lebih akrab dalam memanfaatkan teknologi digital guna mendukung aktivitas sehari-hari,” tambah Siswandi.
Baca Juga: Usia ke-52, BPJS Kesehatan Lakukan Penyempurnaan di Berbagai Aspek
Ia berharap, banyak masyarakat maupun pecinta gowes baik individu maupun komunitas untuk berpartisipasi dan mendaftar sampai dengan 12 September 2020. Sampai dengan berita ini disiarkan, kegiatan tersebut mendapatkan sambutan yang cukup antusias dari masyarakat pecinta sepeda di Tanah Air.
Lebih dari 700 peserta dari seluruh Indonesia telah mendaftarkan diri untuk berpartisipasi, serta telah terkumpul donasi sebesar Rp 22.500.000. Angka ini diharapkan akan terus bertambah sampai virtual ride ini berakhir.
Berita Terkait
-
Penjual Sarapan Pagi Ini Manfaatkan JKN-KIS untuk Cuci Darah
-
Sempat Tak Bisa Cuci Darah, Kini Zaki Dimudahkan Program JKN-KIS
-
Di Tengah Pandemi Covid-19, Dirut BPJS Kesehatan Terpilih Jadi CEO Terbaik
-
Satu Keluarga Kota Cilegon Ini Terlindung JKN-KIS
-
Berbekal JKN-KIS, Satiawati Lega Biaya Cuci Darah Nol Rupiah
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?
-
Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng
-
Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban
-
Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai
-
Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia
-
Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?
-
Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah
-
Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank
-
Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak