Suara.com - LinkAja, uang elektronik nasional yang bergerak di industri digital sangat peka dengan perubahan mode marketing seiring perkembangan zaman yang bergerak ke arah digital, salah satunya melalui influencer marketing.
Veni Inovanty, selaku Head of Social Media and Content Creative LinkAja mengatakan, pemanfaatan ekosistem digital sangat penting dalam mensosialisasikan manfaat layanan fintek untuk memudahkan kehidupan masyarakat.
"Kami yakin rekam jejak Famous Allstars melalui Allstars.id sebagai platform Influencer Marketing dapat membantu LinkAja menggapai target pasar yang lebih luas lagi, dan sekaligus mengajak orang menjadi jadi brand advocates dari LinkAja," kata Veni dalam keterangan persnya di Jakarta, Senin (14/9/2020).
Seiring perkembangan zaman yang lebih memanfaatkan teknologi, turut mendorong transformasi media marketing dari bentuk konvensional menuju digital.
Salah satu cara adalah menggunakan jasa dari influencer/Key Opinion Leader (KOL) melalui pemanfaatan social media platform atau kita sebut sebagai Influencer Marketing.
Allstars.id merupakan influencer marketing platform karya anak bangsa, di bawah naungan perusahaan Famous Allstars.
Allstars.id merupakan aplikasi penyedia solusi konten dan influencer terlengkap di Indonesia. Platform ini didesain untuk menghadirkan solusi paling mudah dengan tujuan dapat menjangkau influencer yang paling tepat dalam mengimplementasikan strategi pemasaran dari usaha kecil dan menengah di Indonesia, mulai dari nano, micro, macro, sampai mega influencer.
Terdapat puluhan ribu influencer dari berbagai platform digital, yaitu Instagram, Facebook, Twitter, Youtube dan mencakup berbagai jenis industri seperti Travel, Fashion, F&B, Beauty, Mom & Parenting dan lain lain.
“Suatu kebanggaan bagi kami dapat berjalan bersama dengan perusahaan sekelas LinkAja. Allstars.id memiliki semangat yang sama dengan LinkAja untuk berkontribusi dalam memajukan ekonomi Indonesia, khususnya pada industri pemasaran melalui Influencer. Harapan kami tentunya bisa bersinergi dengan baik dalam marketing campaign yang dilakukan LinkAja selama satu tahun kedepan, sehingga tercapai tujuan dari LinkAja untuk mendorong inklusi keuangan dan ekonomi bagi masyarakat Indonesia, dari Sabang sampai Merauke,” kata Alex Wijaya, Business Director Famous Allstars.
Baca Juga: Cara Membayar PBB Online Lengkap, dari Via LinkAja sampai Traveloka
Sudah lebih dari 3.500 brand yang bergabung bersama Allstars.id dan lebih dari 122.000 influencers yang siap membantu meningkatkan awareness, menjangkau audience yang lebih luas serta membuktikan kredibilitas brand di pasaran.
LinkAja yang baru berulang tahun yang ke 1 pada akhir Juni lalu merupakan solusi untuk transaksi cashless di masa pandemi seperti ini. Setahun ini telah bekerja keras membangun jaringan sampai ke pelosok negeri agar tercipta pemerataan ekonomi.
Membangun fondasi awal yang kokoh untuk awal perjalanan sehingga bisa menjadi 1 langkah besar untuk membangun negeri. Dimana LinkAja memiliki tujuan mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Sama seperti LinkAja yang baru saja merayakan 1st Anniversary pada 30 Juni 2020 kemarin, Allstars.id juga menginjak umurnya yang pertama di tahun ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai