Suara.com - Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyebut, pemerintah telah menyiapkan dana anggaran khusus untuk penanganan vaksin virus corona covid-19. Mulai dari produksi vaksin hingga penyaluran ke masyarakat.
Apalagi, lanjutnya, jika vaksin bisa dilakukan tahun ini, maka anggaran untuk penyalurannya sudah tersedia.
"Kalau vaksin betul-betul muncul dan bisa kita laksanakan pada tahun ini maka kita akan tetap menyiapkan anggaran untuk itu dan akan kita lakukan," ujar Suahasil dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (30/9/2020).
Menurut Suahasil, pemerintah dalam hal ini tak hanya menjamin ketersediaan vaksin, tetapi juga melakukan vaksinasi kepada masyarakat.
Oleh karena itu, tuturnya, dalam vaksinasi ini banyak lembaga dan kementerian yang akan terlibat sehingga semua masyrakat bisa tervaksinisasi.
"Tentu seperti yang sudah disampaikan beberapa kali, vaksin ini bukan sekadar masalah membeli. Tapi kalau kita sudah membeli, kita juga harus melakukan vaksinasi untuk seluruh Indonesia. Tentu ini menjadi pekerjaan juga nanti lintas sektoral," ucap dia.
Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo mengungkapkan penyuntikan vaksin covid-19 akan dilaksanakan pada akhir tahun. Sebanyak 180 juta orang yang akan dilakukan vaksinasi.
Hal ini ia katakan dalam acara pemberian Bantuan Modal Kerja sebesar Rp 2,4 juta ke sejumlah pedagang kecil di Halaman Istana tersebut, Rabu (30/9/2020)
"Moga-moga di akhir tahun atau awal tahun depan vaksinnya sudah mulai disuntikkan, nah kalau vaksin sudah disuntikkan, artinya situasi akan menuju pada normal kembali," jelas Jokowi
Baca Juga: Tolak Vaksin Virus Corona, Bos Tesla Kebal COVID-19?
"Tapi supaya bapak ibu tahu, yang disuntik itu kurang lebih 170 juta sampai 180 juta (jiwa), coba butuh berapa bulan, juga ini memerlukan kerja keras kita semua," tambah Jokowi.
Berita Terkait
-
Tolak Vaksin Virus Corona, Bos Tesla Kebal COVID-19?
-
Waduh! Peluncuran Massal Vaksin Covid-19 Terancam Tertunda 2 Tahun
-
Pembuatan Vaksin Virus Corona Ancam Populasi Hiu
-
Anthony Fauci: Kita Harus Tetap Lakukan 3M Meski Sudah Ada Vaksin Covid-19
-
Inggris Berencana Uji Vaksin Covid-19 dengan Tulari Virus ke Relawan
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?
-
Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia
-
96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi
-
Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli
-
Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!
-
Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi
-
Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga
-
Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar
-
Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok
-
Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong