Suara.com - Program Kartu Prakerja sudah dibuka sebanyak 10 gelombang, selama itu pula sebanyak 5,59 juta orang sudah menikmati intensif yang diberikan pemerintah dari program janji kampanye Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Lantas kapan gelombang ke-11 akan kembali dibuka pendaftarannya?
"Intinya kita terbuka dan siap apabila kita diminta untuk membuka gelombang ke-11," kata Ketua Tim Pelaksana Komite Cipta Kerja Mohammad Rudy Salahuddin dalam sebuah webinar, Rabu (14/10/2020).
Meski demikian Rudy tak menyampaikan secara detail kapan pendaftaran itu dibuka, namun dari syaratnya kemungkinan besar pembukaan pendaftaran bisa dilakukan akhir Oktober ini.
"Tapi mungkin sebelum akhir bulan Oktober ini kita harus segera menyelenggarakan untuk pembukaan gelombang ke-11," katanya.
Pemerintah memberikan bantuan dalam bentuk Kartu Prakerja, di mana penerimanya akan mendapatkan Rp 3.550.000 selama menjalani program.
Kartu Prakerja merupakan program pengembangan kompetensi yang ditujukan untuk pencari kerja hingga pekerja atau buruh yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat pandemi virus corona atau Covid-19.
Diketahui, rincian bantuan meliputi biaya bantuan pelatihan sebesar Rp 1 juta yang tidak bisa dicairkan (hanya untuk biaya pelatihan), insentif penuntasan pelatihan Rp 600.000 per bulan selama 4 bulan, dan insentif survei kebekerjaan Rp 150.000.
Dana tersebut akan diterima peserta secara bertahap dari sebelum hingga pelatihan kerja selesai dilakukan.
Baca Juga: Diksi Cacat di UU Ciptaker Tuai Protes, Jokowi Didesak Terbitkan Perppu
Mantan Menteri Keuangan era Presiden SBY, Chatib Basri menilai bantuan sosial (bansos) berupa pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) lebih bermanfaat ketimbang program pemberian Kartu Prakerja.
Chatib berdalih, bahwa saat ditengah pandemi virus corona atau Covid-19 dimana aktivitas masyarakat terbatas bantuan berupa BLT lebih masuk akal ketimbang program pelatihan dalam Kartu Prakerja.
"Kalau saya liat yang paling efektif adalah program bantuan sosial/BLT, memang tantangan ada di data tapi bisa diperbaiki, bisa sempurna gak? Engga," kata Chatib dalam sebuah webinar, Selasa (13/10/2020).
Dirinya pun lantas membandingkan dengan program Kartu Prakerja yang ia nilai kurang efektif dalam memberikan stimulus bantuan terhadap masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19.
"Kartu Prakerja di kritik habis-habisan karena online programnya gak berguna, saya ngerti itu," katanya.
Dia bilang banyak dari peserta Kartu Prakerja terpaksa mengikuti program pelatihan, padahal program tersebut tidak begitu berguna bagi peserta.
"Tapi dia mau ikut terus supaya dapat uang dari Kartu Prakerja, sementara pelatihannya tidak dipedulikan," katanya.
Sehingga kata Chatib, program Kartu Prakerja bisa dijadikan parameter bahwa sebetulnya yang dibutuhkan masyarakat ditengah pandemi ini adalah sebuah bantuan yang sifatnya langsung atau tunai.
Berita Terkait
-
Diksi Cacat di UU Ciptaker Tuai Protes, Jokowi Didesak Terbitkan Perppu
-
Marak Joki Program Kartu Prakerja Jokowi, Manajemen Sebut Bukan Masalah
-
Tengku ke Jokowi: Belum Terima Naskah UU, Kok Anggap Massa Termakan Hoaks?
-
Marissa Bandingkan Pemerintahan Jokowi dengan VOC: Sama-sama Benci Ulama
-
DANA Jadi Mitra Baru Program Kartu Prakerja
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Harga Minyak Brent Melonjak 10 Persen, Menuju USD100 Akibat Perang Iran
-
IHSG Bisa Loyo Perdagangan Besok, Ini Saham-saham yang Bisa Dibidik
-
Purbaya Turun Tangan Selesaikan Proyek Jumbo Gas Abadi Masela
-
Transformasi Gaya Hidup Pintar, Produk Smart Home Makin Canggih Berkat AI
-
Kemenkeu Kantongi Rp 14,15 Triliun dari Penunggak Pajak Jumbo
-
Purbaya Tunggu Arahan Prabowo soal Tuntutan Buruh Minta THR Bebas Pajak
-
Klarifikasi DPR soal Polemik MBG Sedot Anggaran Pendidikan
-
BI Ungkap Banyak Orang dan Korporasi Malas Ajukan Kredit Bank
-
Ruang Udara Timur Tengah Ditutup, Gimana Nasib Penerbangan Umrah?
-
Bank Mega Syariah Gaet DPK Lewat Tabungan Kurban