Suara.com - Kementerian Sosial (Kemensos) selaku anggota gugus tugas penanganan covid-19 melaksanakan percepatan penanganan covid-19 melalui penyelenggaraan Bantuan Sosial Pangan Non Tunai Kartu Sembako, Bantuan Sosial Tunai, Bantuan Sosial Tunai Kartu Sembako Non PKH, dan Bantuan Sosial Beras.
Pemberian bantuan tersebut bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga penerima bantuan sosial.
Kali ini, Bantuan Sosial Tunai (BST) disalurkan di Badung, Bali. Penyaluran di wilayah ini merupakan penyaluran tahap VII yang dilakukan oleh PT Pos Indonesia (Persero) dengan nilai bantuan Rp 300 ribu bagi setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Penyaluran dialokasikan kepada 101.046 KPM, dengan rincian Kota Denpasar sebanyak 10.152 KPM, Kabupaten Badung 12.154 KPM, dan sisanya tersebar di tujuh kabupaten lainnya di Bali.
"Bantuan sosial diharapkan bisa tepat sasaran, tepat waktu, dan sesuai target yang ditetapkan anggaran bersumber dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Juga diharapkan dapat terwujudnya sinergi kerja antar pihak terkait dalam pelaksanaan penyaluran bantuan sosial untuk percepatan penanganan covid-19," kata Dirjen Penanganan Fakir Miskin (PFM) Kemensos Asep Sasa Purnama, Sabtu (17/10/2020).
Ketua DPR RI Puan Maharani, Mentri Sosial Juliari P. Batu Bara, Direktur Utama PT Pos Faizal Rochmad Djoemadi meninjau langsung proses penyaluran bantuan.
Turut hadir pada kegiatan tersebut diantaranya Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati, Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kemensos Asep Sasa Purnama, Dirjen Pemberdayaan Sosial Kemensos Edi Suharto, Direktur Jaringan dan Layanan Keuangan PT Pos Indonesia (Persero) Charles Sitorus.
Dalam sambutannya Puan menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bantuan dari pemerintah melalui kementerian sosial untuk pandemi covid 19.
Puan menengaskan bahwa sebagai daerah destinasi wisata yang dimana sebagian besar masyarakatnya berpenghasilan hidup dari pariwisata. Diharapkan dengan ada bantuan ini masyarakat yang terdampak covid dapat meringankan beban masyarakat.
Baca Juga: Alhamdulillah, Warga Bogor yang Kena PHK Dapat Bansos Rp2,5 Juta
Direktur Utama Pos Indonesia Faizal R Djoemadi mengatakan, pada tahap I hingga tahap VI sebelumnya untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara memiliki alokasi 3.141.580 KPM, dan telah terealisasi sebanyak 3.081.138 KPM atau 98,06 persen.
Sementara, penyaluran BST untuk Provinsi Bali pada tahap VI (September 2020) telah tersalurkan sebanyak 598.448 KPM atau 99 persen.
“Pos Indonesia optimistis penyaluran BST tahap lanjutan ini dapat berjalan dengan baik dan tuntas sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah dengan terus mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki, memperbanyak titik layanan, memperpanjang jam layanan, serta memperluas kerja sama komunitas di daerah," ucap Faizal.
Selain itu, Kemensos telah menyalurkan sejumlah bantuan sebagai berikut:
Bantuan Pangan Non Tunai Kartu Sembako
Di Provinsi Bali diberikan kepada 174.480 KPM yang tersebar di sembilan kabupaten/kota. Hingga Oktober 2020, Provinsi Bali telah mendapatkan bantuan sebesar Rp 319.452.050.000
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Pelindo dan 14 BUMN Luncurkan Kolaborasi TJSL di Raja Ampat, Perkuat Kemandirian Masyarakat 3T
-
IESR Bongkar Dampak dari Kebijakan Bebas Pajak Kendaraan Listrik Dihapus
-
Dihantam Tarif AS, ESDM Justru Percepat Ambisi Energi Surya 100 GW
-
Viral Narasi Dana Nasabah Himbara Dipakai untuk Program MBG, OJK dan LPS: Hoaks!
-
Menaker Akan Wajibkan Perusahaan Ikut Gaji Peserta Program Magang Nasional
-
Suku Bunga Goyang Daya Beli, Pasar Properti 2026 Kini Lebih Rasional
-
Tudingan Duit Bank Dipakai untuk Biayai Program Prioritas Pemerintah Terlalu Tendensius
-
Sengkarut MinyaKita: Antara Kelangkaan, Birokrasi BUMN, dan Rencana Kenaikan Harga
-
Waskita Beton Precast (WSBP) Kantongi Pendapatan Rp395 Miliar
-
SMBC Indonesia Catat Penyaluran Kredit Rp191,8 Triliun di Q1-2026