Suara.com - Harga minyak dunia kembali turun pada akhir pekan lalu karena terus melonjaknya kasus baru virus corona atau Covid-19 di Amerika Serikat dan Eropa.
Mengutip CNBC, Senin (19/10/2020) minyak mentah berjangka Brent turun 23 sen ke harga 42,93 dollar AS per barel dan minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS turun 8 sen menjadi 40,88 dollar AS per barel.
Beberapa negara Eropa menghidupkan kembali jam malam dan lockdown untuk melawan lonjakan kasus baru virus corona. Inggris memberlakukan pembatasan Covid-19 yang lebih ketat di London.
Panel pejabat dari OPEC plus yang disebut Komite Teknis Bersama, membahas skenario terburuk selama pertemuan bulanan virtual. Itu melibatkan persediaan komersial dari konsumen utama dunia yang tetap lebih tinggi dari pada rata-rata lima tahun pada tahun 2021, bukannya jatuh di bawah angka itu.
Komite Pemantau Bersama Kementerian (JMMC) kelompok itu, akan mempertimbangkan prospek saat bertemu. JMMC dapat membuat rekomendasi kebijakan.
Di Amerika Serikat, perusahaan pengeboran mulai menambahkan rig minyak sejak memotongnya ke level terendah dalam 15 tahun pada Agustus.
Minggu ini, mereka menambahkan rig minyak terbanyak dalam seminggu terakhir sejak Januari, kata perusahaan jasa energi Baker Hughes Co.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Pemerintah Gandeng AS Kembangkan Ekosistem Semikonduktor, Potensi Investasi Rp 530 Triliun
-
Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Dibuka, Dapat Uang Saku hingga JKK-JKM
-
Bank Emas Pegadaian Genap Berusia Satu Tahun, Bertekad Menata Masa Depan Investasi Emas Indonesia
-
YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Bingkisan, Berbagi Berkah Sepanjang Ramadan 1447 H
-
Kisruh Beasiswa LPDP, Waktunya Evaluasi Sistem?
-
Airlangga Pastikan Tarif Dagang Indonesia dan AS Turun ke 15 Persen, Berlaku 90 Hari
-
ESDM Lobi-lobi AS Agar Sel Paner Surya RI Tak Kena Bea Masuk 104%
-
Kemenperin Catat Industri, Kimia dan Tekstil Lagi Loyo di Februari
-
IHSG Nyaris Stagnan pada Perdagangan Jumat, Tapi 352 Saham Meroket
-
BNBR Gelar Rights Issue 90 Miliar Saham, Perkuat Struktur Modal dan Ekspansi CCT