Suara.com - Sebagai wujud apresiasi terhadap jurnalis Indonesia yang telah mengedukasi masyarakat tentang Program JKN-KIS lewat karya-karyanya, BPJS Kesehatan memberikan apresiasi kepada 15 jurnalis pemenang Lomba Karya Jurnalistik Tahun 2020. Apresiasi diberikan di Jakarta, Jumat (23/10/2020).
"Selamat kepada para pemenang Lomba Karya Jurnalistik Tahun 2020. Tidak mudah memilih pemenang di antara ratusan karya-karya terbaik yang dikirimkan oleh rekan-rekan jurnalis media massa dari seluruh Indonesia. Terima kasih telah mengedukasi dan menginsipirasi masyarakat untuk peduli terhadap pentingnya menjaga kebelangsungan Program JKN-KIS," kata Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, Andayani Budi Lestari, dalam acara yang dihadiri ratusan jurnalis dari seluruh Indonesia secara online tersebut.
Lomba Karya Jurnalistik Tahun 2020 ini diikuti oleh 152 peserta dari berbagai media massa lokal maupun nasional di Indonesia. Jumlah karya yang masuk sebanyak 239 karya, terdiri atas 20 karya media cetak, 67 karya media online, 122 karya foto jurnalistik, 17 karya televisi, dan 13 karya radio.
Untuk menjaga netralitas dalam melakukan penilaian, nama jurnalis dan media massa pada seluruh karya lomba yang masuk telah dihilangkan, sehingga bersifat anonim.
Di samping itu, Andayani juga mengapresiasi peran jurnalis dalam mendukung implementasi Program JKN-KIS dengan memberikan berbagai informasi dan masukan yang konstruktif kepada BPJS Kesehatan untuk menyempurnakan layanan dari waktu ke waktu.
Berikut para pemenang Lomba Karya Jurnalistik Tahun 2020:
Kategori Media Cetak
Juara 1: Robby Patria dari Tanjung Pinang Pos dengan judul karya "Pelayanan Tetap Prima di Situasi Genting"
Juara 2: Heru Prayitno dari Radar Sampit dengan judul karya "Jangan Gugat Lagi Penyelamat Kami"
Baca Juga: Daftar BPJS Kesehatan lewat Pandawa, Begini Caranya
Juara 3: Adi Kurniawan dari Sriwijaya Post dengan judul karya "Bayi Sehat Sri pun Bisa Berhemat, Program Relaksasi BPJS Kesehatan"
Kategori Media Online
Juara 1: Stefy Thenu dari Beritasatu.com dengan judul karya "Melayani dengan Hati di Masa Pandemi"
Juara 2: Irawan Sapto Adhi dari Kompas.com dengan judul karya "Saat Ketua RTRW di Solo Keroyokan Ajak Warga Daftar JKN-KIS"
Juara 3: Sarah Meiliana Gunawan dari Republik Merdeka Online dengan judul karya "Gapai Layanan Kesehatan Lewat Gawai"
Kategori Foto Jurnalistik
Berita Terkait
-
BPJamsostek Tingkatkan Sinergi Karyawan dan Manajemen untuk Capai Sukses
-
BPJS dan PT Telkom Kerja Sama Wujudkan Penyelenggaraan JKN-KIS lebih Baik
-
Suwarni Tak Lagi Khawatir Biaya Pengobatan Hipertensi Berkat JKN-KIS
-
Daftar BPJS Kesehatan lewat Pandawa, Begini Caranya
-
BPJS Kesehatan Dorong Faskes Jaga Kualitas Layanan pada Peserta
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri