Suara.com - Komoditas kopi sangat potensial dikembangkan karena memiliki pasar yang luas. Agar tanaman kopi bisa berkembang dengan baik, produktivitas tinggi dan berkualitas, perlu dilakukan pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) sejak dari pembenihan.
Peneliti Proteksi Tanaman Balittri, Samsudin mengatakan, agar bibit kopi aman dari serangan OPT, saat melakukan pembenihan harus dipasang plastik alas perbenihan.
Pemasangan plastik ini sangat efektif untuk mengurangi gula, dan dalam rangka mengendalikan ulat tanah.
“Agar bibit kopi tumbuh dengan baik, tambahkan pupuk hayati dan agen hayati. Lakukan penyulaman dan penyiangan manual. Bisa juga menggunakan pestisida apabila sangat diperlukan. Dan jangan lupa gunakan bibit bersertifikat,” kata Samsudin, dalam sebuah webinar, ditulis Selasa (27/10/2020).
Menurut Samsudin, untuk menekan tingginya OPT, kopi yang ditanam harus terintegrasi sejak tanam. Artinya, jangan tanam kopi arabika di dataran rendah. Apabila tanam kopi arabika harus di tempat yang tinggi (800-2.000 mdpl).
“Jarak tanamnya juga diperhatikan. Kalau arabika jarak tanamnya 2 x 1,5 meter. Dalam satu hektar sekitar 2.000-2.400 batang,” ujarnya.
Sedangkan untuk robusta, lanjut Samsudin bisa ditanam di dataran rendah ( 100-600 mdpl). Jarak tanamnya 2,5 x 25 atau 3 x 2 meter.
“Kopi robusta yang ditanam di dataran rendah akan lebih tahan terhadap serangan karat daun,” ujarnya.
Menurut Samsudin, agar tanaman kopi lebih tahan serangan OPT dan produktivitasnya tinggi, cara tanamnya harus benar (sesuai GAP).
Baca Juga: 9 Rempah Ini Bisa Ditambah Saat Seduh Kopi Sumsel, Silakan Dicoba!
Sehingga sebelum tanam, petani harus membuat lubang tanam untuk pupuk organik dan agen hayati. Lubang tanam dibuat 6 bulan pra tanam dengan luas permukaan 60 x 60 Cm, dan yang bawah 40 x 40 Cm.
Samsudin juga mengatakan, ketika tanaman sudah beranjak dewasa jangan lupa untuk melakukan penyiangan dengan membuat piringan (bobokor) di bawah pohon. Piringan ini berfungsi untuk melakukan pemupukan.
“Rumput yang ada di sekitar piringan dibiarkan tumbuh. Akan lebih baik di sekitar tanaman kopi ada tanaman refugia,” katanya.
Agar tanaman kopi produktivitasnya tinggi, lanjut Samsudin, petani harus melakukan pemupukan berimbang dengan agen hayati. Limbah dari daun sebaiknya ditanam untuk member tambahan nutrisi pada kopi.
“Lakukan pemangkasan untuk menghilangkan sumber hama dan penyakit. Pemangkasan juga membentuk tanaman lebih sehat, mengatur tinggi tanaman, sinar matahari akan masuk, sehingga populasi hama berkurang,” kata Samsudin.
Dalam berbagai kesempatan, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mendorong jajarannya untuk lebih sigap melakukan antisipasi perlindungan tanaman pada sektor pertanian maupun perkebunan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
Terkini
-
Janji Percepat Bangun Huntara, Menteri PU: Tak Ada Warga Aceh Tinggal di Tenda Saat Ramadan
-
Penjelasan Kelola Dana Negara Rp200 T, Tegaskan Menkeu Tertipu Bank Himbara Hoaks
-
Berita Soal Rp200 Triliun Menguap Dipastikan Hoaks, Kemenkeu dan BRI Jamin Dana Aman
-
Begini Spesifikasi Huntara di Aceh Tamiang untuk Korban Bencana
-
Impor Tapioka Masih Tinggi, Pengusaha: Bukan Karena Stok Kurang, Tapi Harga Lebih Murah
-
5 Fakta Isu Menteri Keuangan Purbaya Tertipu Bank Himbara Rp200 Triliun
-
Rencana Peleburan Bulog-Bapanas Masih Proses Pembahasan
-
Kemenkeu: Berita Menkeu Purbaya Tertipu Bank Himbara 100 Persen Hoaks
-
Bansos PKH, BPNT dan BLT Tahap 1 Cair Februari 2026, Ini Cara Cek di HP Pakai NIK KTP
-
Gubernur Target Bank Jakarta Segera IPO Saham, Ini Persiapannya