Suara.com - Tak selamanya dokter dibutuhkan di tengah pandemi Covid-19. Tapi ada beberapa dokter yang justru sepi pasien, seperti dokter spesialis gigi.
Hal inilah yang dirasakan Annisa R Amalia, Dokter Spesialis Gigi yang ruangan praktiknya sunyi dari kebisingan suara alat periksa gigi akibat pandemi.
Apalagi, banyak dokter gigi banyak yang tertular covid-19, sehingga wanita yang kerap disapa Icha ini terpaksa tak membuka praktiknya.
Gara-gara itu, membuat dompet Icha tipis, karena tak mendapatkan pemasukan.
"Dokter itu bukan gaji bulanan profit sharing. Kalau engga ada pasien, kita totally engga ada gaji. Dan selama ini belum ada kebijakan cicilan belum dipotong. Di Maret masih bisa kita pakai tabungan, nah pas April engga bisa begini terus," ujar Icha dalam sebuah diskusi yang diselenggarakan Suara.com, Jumat (30/10/2020).
Meski demikian wanita dua anak ini tak patah arang, ia pun mencari ide untuk bisa mencari alternatif pemasukan.
Icha yang pada saat itu melihat orang tuanya memasak donat, mendapatkan ide untuk membuat donat beku. Ia pun langsung mencari cara di youtube untuk membuat donat beku itu.
Dengan modal Rp 80 ribu, Icha langsung mempraktikan donat beku tersebut. Alhasil, Icha bisa membuat 80 hingg 100 buah donat.
"Saya kirim ke saudara ke Bogor, kirim tester ke pasien yang satu sekolahan sama anak, pas dicoba enak. Nah mulai ada pesenan, berlanjut sampai sekarang," ucap dia.
Baca Juga: Percobaan Bunuh Diri Ayah dan Anak, Diduga Karena Depresi Pandemi Covid-19
Icha juga memanfaatkan sosial media untuk memasarkan. Tapi pemasaran yang, ia lakukan soft selling, dengan memasukkan semua proses pembuatan donat di Instagram pribadinya.
Selain itu, donat buatan Icha berbeda dengan yang lainnya, sebab ia menggunakan ubi cilembu, sehingga tak memerlukan banyak gula.
"Sekarang demandnya makin banyak, makanya makin kelabakan. Saya pagi bikin abis, ada yang engga kebagian. Jadi sata batasin sampai 400 sehari, lebih dari itu engga sanggup," katanya.
Meski sudah membuka praktek, Icha ingin serius terjun di usaha donat beku ini. Bahkan ia telah mendaftarkan merek dan logo donatnya.
Pasalnya, Icha mengaku, terjun di usaha ini sangat menggiurkan dan sangat membantu dari sisi keuangan.
"Yang penting punya keahlian, apalagu bisnis makanan frozen sangat bantu di tengah pandemi, kalau frozen virusnya kan mati, dan biaa dimasak lagi," pungkas dia.
Berita Terkait
-
Percobaan Bunuh Diri Ayah dan Anak, Diduga Karena Depresi Pandemi Covid-19
-
Libur Panjang saat Pandemi, Pantai Padang Tetap Ramai Wisatawan
-
LIVE STREAMING: Ubah Krisis Jadi Peluang, Kiat Wirausaha Kala Pandemi
-
Studi Lancet: Kelahiran Prematur Menurun selama Pandemi Covid-19, Mengapa?
-
Dampak Covid-19, Industri Pakaian Formal di AS Terpukul dari Hulu ke Hilir
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan