Suara.com - Sektor industri perhotelan di Sulawesi Tenggara berusaha bangkit dari keterpurukan setelah terdampak pandemi virus corona jenis baru (COVID-19) sejak Maret 2020.
Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sultra Eko Dwisasono mengatakan, geliat industri perhotelan seiring dengan adaptasi kebiasaan baru berada pada kisaran 55 persen.
"Ya kalau pandemi corona melandai maka dapat dikategorikan bahwa industri perhotelan memasuki babak pemulihan. Mudah-mudahan terus membaik," kata Eko ditulis Senin (2/11/2020).
Pandemi corona yang menerpa industri perhotelan sejak Maret 2020 menyebabkan 30 hotel bintang dan 100 hotel nonbintang dalam posisi yang disebut dia sebagai "zero".
Dari jumlah tersebut tersedia 3.100 kamar dan 6.000 tempat tidur, sedangkan karyawan yang menggantungkan hidup dari bisnis properti tersebut sekitar 2.000 orang.
"Kemerosotan hunian hotel sudah dipastikan penyebabnya wabah virus corona. Mudah-mudahan segera berlalu agar ekonomi kita bangkit dari tidur panjang," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
Terkini
-
Sidak ke Kepulauan Riau, Mentan Amran Bongkar 1.000 Ton Beras Ilegal: Ini Harus Diusut Tuntas
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
Bitcoin Masih Tertekan Aksi Jual, Harganya Kembali Melemah
-
Di Balik Right Issue BNBR, Pemilik Saham Bakrie Bisa Terdampak!
-
Rupiah Lesu, Segini Harga Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA
-
Harga Pangan Nasional Kompak Turun 19 Januari 2026, Bawang Merah hingga Cabai Makin Murah
-
Petrokimia Gresik Bangun Tangki Asam Sulfat 40.000 Ton
-
Meski Naik Tipis, Emas Antam Terus Pecah Rekor, Harganya Rp 2.705.000/Gram
-
Dolar AS Menguat, Rupiah Terus Ambles ke Level Rp16.987
-
Penetrasi BEV Dinilai Paling Efektif Tekan Beban Subsidi APBN