Suara.com - Banyak perusahaan yang collaps akibat pandemi Covid-19, namun hal sebaliknya terjadi pada Inibakeryku. Supplier roti kepada ratusan mitra usahanya ini justru melihat pandemi sebagai peluang untuk menyebarluaskan produknya.
"Momentum pandemi ini saya lihat sangat bagus, karena di sinilah semua solusi tersedia dan ini merupakan salah satu cara untuk menyelamatkan perekonomian keluarga yang goyah karena Covid-19," begitu kata Naomi Susan, pemilik Inibakeryku.
"Saya tertarik mengembangkan bisnis ini, karena saya yakin membuat apa yang saya jual, bukan menjual apa yang saya buat. Saya melihat marketnya sudah ada, kebutuhannya sudah ada, sehingga saya membuat apa yang saya akan jual," tambahnya.
Keyakinannya ini ternyata membuahkan hasil. Inibakeryku baru saja meraih penghargaan "Indonesia Best Choce Award 2020" dari Mediatama Award Management, sebagai salah satu smart business yang berhasil berkembang pesat di masa pandemi Covid-19.
Saat ini, Inibakeryku sudah memiliki 11 dapur di seputar Jakarta dan Salatiga, Jawa Tengah. Setiap hari, Inibakeryku menyuplai roti kepada ratusan mitra usahanya.
Susan menyebut, Inibakeryku dilihat sebagai bisnis yang layak mendapat penghargaan, karena beberapa hal.
"Pertama, kita bisa menjadi solusi di masa pandemi Covid-19 ini. Kedua, kita melahirkan pengusaha-pengusaha baru di bidang bakery, tanpa mereka harus memiliki satu mangkuk pun tepung. Ketiga, kita menekan ketakutan dari para pengusaha baru yang ingin berbisnis di tengah kondisi seperti ini, seperti ketakutan permodalan, tenaga ahli dan risiko," kata ibu tiga anak ini.
Perempuan yang lahir 15 Januari 1975 ini menambahkan, hanya orang-orang pesimislah yang menganggap pandemi Covid-19 sebagai musibah besar. Tapi bagi orang-orang yang optimistis, kondisi ini malah menjadi peluang untuk bisa berinovasi dan melahirkan karya.
Soal berbisnis, Naomi mengaku banyak mendapat inspirasi dari Bob Sadino. Setelah mendengar konsep-konsep bisnisnya, Naomi berharap, suatu saat nanti bisa melakukan bisnis dengan konsep yang sama, tapi produknya berbeda.
Baca Juga: Gara-gara Pandemi COVID-19, Farah Quinn Kini Jualan Roti
"Lewat Inibakeryku, saya mencoba merealisasikan konsep bisnis Om Bob. Jadi saya memberikan kesempatan kepada pengusaha yang ingin berbisnis di bidang bakery. Saya mensuport dengan menyediakan roti-rotinya, para pengusaha ini hanya tinggal mendistribusikan dan memasarkan dengan brand mereka masing-masing. Mereka bebas memberi brand apa saja untuk produk roti dari Inibakeryku," jelasnya.
Siapa Saja Bisa Jadi Mitra Bisnis
Konsep yang dilakukan Inibakeryku adalah di belakang layar. Inibakeryku memproduksi roti yang dikirimkan kepada sejumlah mitra untuk dipasarkan. Prinsipnya, siapa saja bisa menjadi mitra Inibakeryku.
"Tapi kami menyuplai ke toko-toko roti, hotel, restoran dan pengusaha-pengusaha bakery baru dengan brand mereka sendiri. Kita hanya menyuplai dan partner partner kitalah yang mendistribusikan," ujar Naomi.
Ia menambahkan, para partner Inibakeryku bukan reseller, melainkan pengusaha bakery, karena mereka memakai brand mereka sendiri.
Bagaimana cara menjadi mitra bisnis Inibakeryku?
"Saat bergabung dengan Inibakeryku, pengusaha harus memberikan deposit sebesar Rp 5 juta. Jangan salah, mereka tidak membayar apa-apa seperti franchise fee dan lain-lain. Deposit ini lebih dimaksudkan untuk menjaga komitmen dan jumlahnya akan berkurang sesuai dengan harga roti yang mereka ambil," jelas Naomi.
Berita Terkait
-
Vaksinasi Corona Diprioritaskan untuk Garda Terdepan
-
Healthtech Ini Sediakan Tes Swab Antigen Covid-19 Rekomendasi WHO
-
Studi: Stroke akibat Covid-19 Lebih Banyak Terjadi pada Etnis Asia
-
Kepala Puskesmas Temindung di Samarinda Meninggal Terkonfirmasi Covid-19
-
Kasus Covid-19: Amerika Terbanyak, Indonesia Peringkat Ke-21
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Bahlil Sedang Urus Tata Administrasi, Tambang Emas Martabe Mau di Nasionalisasi?
-
Moody's Tebar Peringatan Dini buat Prabowo: Kebijakan Ugal-ugalan!
-
Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa RI Anjlok Rp32 Triliun
-
Tak Ambil Pusing Soal Outlook Peringkat Moody's, Airlangga: Indonesia Tetap Investment Grade
-
Rupiah Amblas Imbas Moody's Kasih Rating Negatif ke Indonesia
-
Emas Antam Hari Ini Harganya Lebih Murah, Dipatok Rp 2,85 Juta/Gram
-
IHSG Langsung Ambruk di Bawah 8.000 Setelah Moody's Turunkan Outlook Rating
-
BEI Naikkan Batas Minimum Free Float Jadi 15 Persen Mulai Maret 2026
-
Smelter Nikel MMP Matangkan Sistem Jelang Operasi Penuh
-
Dorong Wisatawan Lokal, Desa Wisata Tebara Raup Rp1,4 Miliar