Suara.com - Untuk panduan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kuwait, KBRI Kuwait meluncurkan Buku Saku Ketenagakerjaan. Buku ini menjawab persoalan-persoalan mengenai kontrak kerja, visa kerja, gaji, jam kerja, hari libur, prosedur pengunduran diri, lembur dan pesangon, sesuai dengan aturan di Kuwait.
"Buku ini antara lain mencakup jawaban terhadap berbagai pertanyaan yang sering diajukan oleh PMI, sehingga diharapkan mampu bermanfaat danmenambah pengetahuan tentang hak dan kewajiban PMI di Kuwait, serta meminimalisir masalah yang menimpa PMI di Kuwait," kata Atase Ketenagakerjaan (Atnaker) Indonesia di Kuwait, Alamsyah Azis, melalui Siaran Pers Biro Humas Kemnaker pada hari Senin (23/11/2020).
Buku ini diterbitkan dalam Bahasa Indonesia, sehingga dapat dijadikan rujukan bagi PMI di Kuwait maupun calon PMI yang akan bekerja ke Kuwait.
"Target pembaca tidak hanya PMI yang sudah berada di Kuwait, tetapi juga PMI yang tertarik bekerja di Kuwait. Untuk itu, buku saku diterbitkan dalam bahasa Indonesia," terangnya.
Selain Buku Saku Ketenagakerjaandi Kuwait, KBRI Kuwait juga meluncurkan majalah InK Magazine. Majalah ini berisi informasi terkini tentang pelaksanaan hubungan dan kerja sama RI-Kuwait di bidang politik, ekonomi, dan ketenagakerjaan.
Alamsyah menjelaskan, InK Magazine menargetkan pembaca asing penduduk Kuwait, sehingga diterbitkan dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Inggris dan Indonesia, dalam satu publikasi.
"Majalah juga berisi artikel soal perlindungan WNI dan people-to-people contact, khususnya dampak pandemi pada komunitas WNI di Kuwait, serta fakta unik terkait pengaruh Timur Tengah pada budaya Indonesia," jelasnya.
Ia menambahkan, dua publikasi ini diluncurkan secara resmi melalui video khusus yang disebarluaskan melalui media sosial KBRI Kuwait pada 20 November 2020 waktu setempat.
"Acara peluncuran berupa pertemuan langsung, yang menghadirkan tamu berbagai pemangku kepentingan belum dimungkinkan menurut Fase 4 New Normal saat ini di Kuwait," ujarnya.
Baca Juga: Kemnaker dan Polri Perkuat Sinergi Lindungi Pekerja Migran
Saat ini, masyarakat umum dapat membaca dan mengunduh InK Magazine versi digital melalui tautan:
https://kemlu.go.id/kuwaitcity/id/pages/majalah/1593/etc-menu
Buku Saku versi digital melalui tautan:
https://kemlu.go.id/kuwaitcity/id/pages/buku/1591/etc-menu.
Tag
Berita Terkait
-
Kehabisan Stok APD, PMI Jember Hentikan Layanan Antar Jenazah Covid-19
-
Semangati Pegawai, Menaker Luncurkan Jargon Lebih Cerdas dan Unggul
-
Kehabisan Baju Hazmat, PMI Jember Terpaksa Tolak Pengantaran Jenazah Covid
-
Menaker : PMI Sangat Mengandalkan Satgas PMII terkait Perlindungan
-
Kemnaker dan Polri Perkuat Sinergi Lindungi Pekerja Migran
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
Terkini
-
BI Intervensi di Pasar Valas, Rupiah Berdarah-darah ke Level Rp17.124
-
Semua Melesat, Saham Taipan Prajogo Pangestu Jadi Penyelamat IHSG
-
Sinyal Dialog AS - Iran Redam Lonjakan Harga Minyak Dunia
-
IHSG Meroket, Efek Saham-saham Prajogo Pangestu Diborong Asing?
-
Lonjakan Harga Pangan Nasional, Cabai Naik hingga 18 Persen
-
Malaysia Mulai Krisis BBM Juni 2026, Bagaimana dengan Indonesia?
-
Mata Uang Negara Lain Menguat, Rupiah Amblas ke Rp17.124 per Dolar AS
-
Harga Emas Antam Naik saat Harga Emas Dunia Turun, Mengapa?
-
IHSG Terus Terbang, Tembus Level 7.600 Pagi Ini
-
Ritual Aneh Investor Agar Cuan: Dari Punggung Sakit George Soros Hingga Ramalan Bintang