Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyampaikan sejumlah oleh-olehnya, yang dibawa seusai melawat ke Amerika Serikat beberapa waktu lalu.
Salah satunya kata Luhut adalah, soal komitmen investasi negeri Paman Sam tersebut senilai USD 2 miliar atau setara Rp 28 triliun untuk Lembaga Pengelola Investasi atau Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia.
Tak hanya itu, kata Luhut, Amerika Serikat juga akan membantu Indonesia dalam melakukan kerja sama pengadaan vaksin virus corona atau covid-19.
Kekinian, dua produsen obat asal AS yakni Pfizer dan Moderna telah mengklaim vaksin Covid-19 buatan mereka 94 persen efektif melawan corona.
"Kami bicara menyangkut masalah vaksin dan Amerika bersedia membantu," kata Luhut dalam acara CEO Networking 2020, Selasa (24/11/2020).
Komitmen kerja sama ini, kata dia, hampir pasti karena pembicaraan yang ia lakukan bersama dengan Wakil Presiden AS Mike Pence.
"Saya berbicara sekitar 15 menit dengan Wakil Presiden Mike Pence," ucapnya.
Dirinya menjelaskan, Pfizer akan membuat kerja sama dengan Bio Farma terkait vaksin Covid-19 di Indonesia.
Soal hal itu, sudah ada pembicaraan lanjutan melalui panggilan video dengan Menteri Kesehatan AS, Wakil Menteri BUMN Budi Sadikin dan BPOM.
Baca Juga: Pulang dari AS, Luhut: Partai Demokrat Joe Biden Kagumi Jokowi
"Tadi malam kami sudah follow up lewat video call dengan Secretary of Health dan Wakil Menteri Budi Sadikin, serta BPOM. Jadi untuk Pfizer membuat kerja sama dengan Bio Farma," kata Luhut.
Berita Terkait
-
Pulang dari AS, Luhut: Partai Demokrat Joe Biden Kagumi Jokowi
-
Penasihat Luhut Sebut Penerapan 3M Jadi Vaksin Sementara
-
Gunakan Metode Tradisional, Begini Cara Kerja Vaksin AstraZeneca
-
Walau Prosesnya Cepat, Anthony Fauci Sebut Vaksin Covid-19 Tidak Berbahaya
-
Ajukan Perizinan, Vaksin Pfizer Mungkin Bisa Tersedia Desember
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga
-
Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global
-
ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026
-
Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T
-
Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026
-
Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!
-
Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat
-
Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran
-
OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar
-
Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi