Suara.com - Muhammad Lutfi ditunjuk Presiden Joko Widodo menjadi menteri perdagangan menggantikan Agus Suparmanto, Selasa (22/12/2020). Lutfi bukan orang baru di lingkaran Istana.
Pria kelahiran 16 Agustus 1969 ini berlatarbelakang pengusaha dan birokrat.
Posisi terakhir Lutfi sebelum ditunjuk Jokowi jadi menteri adalah duta besar pemerintah Indonesia untuk Amerika Serikat (dilantik September 2020).
Dia pernah menjabat posisi menteri perdagangan antara 14 Februari dan 20 Oktober 2014.
Sebelum itu, di masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, Lutfi ditunjuk menjadi kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal. Saat itu usianya 36 tahun dan dia tercatat sebagai kepala BKPM termuda di Indonesia.
Di BKPM, Lutfi memperkenalkan aspek keterbukaan penuh dan memprakarsai pelayanan terpadu satu pintu, yang saat ini menjadi sumber daya tarik bagi para investor asing.
Pada tahun 2008, Lutfi diakui sebagai seorang pemimpin muda yang berpengaruh oleh the World Economic Forum’s Young Global Leaders.
Ia juga merupakan salah seorang pendiri Masyarakat Ekonomi Syariah.
Baca Juga: Luar Biasa, 3 Pengusaha Foto Bareng di Masa Muda, Semua Jadi Menteri Jokowi
Berita Terkait
-
Harga Minyak Goreng Naik, Mendag Pastikan Stok Masih Aman
-
Kebijakan DMO Jaga Harga Minyak Goreng Tetap Stabil
-
Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik
-
Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas
-
Ramadan-Lebaran 2026 Jadi 'Booster' Konsumsi, Program Belanja Tembus Rp184,02 Triliun
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor
-
Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan
-
BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang
-
Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'
-
Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara
-
Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya
-
Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump
-
Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA
-
Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal
-
Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi