Suara.com - Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga berharap pada tahun 2021 kondisi ekonomi akan makin membaik.
Kata dia, Kementerian Perdagangan bertekad untuk menggenjot dan memperluas pasar ekspor ke berbagai negara sasaran.
Langkah ini diharapkan akan makin mendukung stabilitas moneter nasional. Selain perluasan dan peningkatan ekspor, Kemendag juga akan makin meningkatkan kinerja perdagangan dalam negeri.
“Perdagangan domestik harus tetap berjalan meski pandemi belum selesai," kata Jerry dalam keterangan persnya, Jakarta, Jumat (8/1/2021).
Untuk mendukung hal tersebut lanjut dia, Kemendag telah mengajak berbagai lembaga keuangan baik bank maupun non bank untuk digitalisasi pasar.
"Kami juga meluncurkan warehouse management system agar sistem logistik nasional makin baik. Dengan demikian, ekonomi masyarakat akan terus bergerak dan kebutuhan mereka terpenuhi dengan baik.” Tambah Jerry.
Langkah-langkah Kementerian Perdagangan itu merupakan bagian dari langkah Pemerintahan Presiden Joko Widodo yang integrative dalam melakukan mitigasi ekonomi.
Sambil menunggu vaksinasi secara massal kepada seluruh penduduk Indonesia, pemerintah terus memberikan bantuan sosial yang kali ini dilakukan dengan metode yang jauh lebih baik.
Mengenai vaksin sendiri, Pemerintah bertekad untuk mengadakan jumlah vaksin yang mencukupi kebutuhan semua warga negara.
Baca Juga: Wamendag Berharap ICDX Mampu Tingkatkan Kapasitasnya
Kebutuhan vaksin diperkirakan akan mencapai lebih dari 329 juta dosis untuk setiap vaksinasi.
Untuk itu, Pemerintah telah bekerja sama dengan Sinovac, Pfizer, AstraZaneca dan berbagai perusahaan penyediaan vaksin lainnya.
“Seiring dengan itu, kita ingin iklim perdagangan dan ekonomi membaik.” Kata Wamendag. “Untuk itu kita perlu kestabilan moneter agar iklim investasi dan kegiatan perdagangan bisa meningkat. Itulah yang ingin kami ingin tingkatkan sinerginya saat ini dengan Bank Indonesia.” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
-
Tak Cuma Teheran, Amerika dan Israel Juga Serang Kota Lain di Iran
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
Terkini
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek
-
Kantongi Sertifikat, Pertamina Bisa Jual Avtur dari Minyak Jelantah Secara Global