Suara.com - BRI Ventures, melalui Dana Ventura Sembrani Nusantara melakukan investasi seri A ke startup logistik Andalin. Didirikan pada 2016, Andalin merupakan startup digital di bidang logistik yang merupakan pionir dalam memberikan solusi pada pelaku usaha lokal untuk melakukan kegiatan ekspor impor.
Beberapa contohnya, pengurusan bea cukai, penyediaan jasa konsultan, asuransi kargo, dan pencarian angkutan kargo dengan harga terjangkau.
Pendanaan ini merupakan investasi ketiga Dana Ventura Sembrani Nusantara sejak diluncurkan pada Juni 2020. Andalin juga menjadi startup dari sektor logistik pertama dalam portfolio BRI Ventures.
Sebelumnya, Dana Ventura Sembrani Nusantara berinvestasi pada brand minuman Haus! dan sepatu lokal Brodo.
Dana Ventura Sembrani Nusantara hadir untuk memberikan kemudahan bagi perusahaan startup digital di Indonesia, agar mampu tumbuh dengan cepat dan berdampak positif bagi Indonesia, hingga akhirnya menciptakan ekosistem startup yang berkelanjutan.
Selama pandemi Covid-19, Andalin mendapatkan kenaikan tajam dalam volume pengiriman barang, yaitu sekitar 500 persen, dimana average revenue per klien naik 450 persen dari tahun ke tahun.
“Kami sangat mendukung misi Andalin dalam menjadi solusi logistik yang selama ini merupakan salah satu kesulitan besar bagi pelaku usaha di Indonesia yang ingin masuk ke pasar global. Hal ini tentunya sejalan dengan komitmen BRI dalam terus mendukung dan memberdayakan UMKM di tanah air,” ungkap Nicko Widjaja, CEO BRI Ventures.
Nicko menambahkan, “Startup digital di bidang logistik seperti Andalin, akan memperkuat proses ekspor-impor di Indonesia. Tentunya hal ini dapat membantu mengurangi defisit perdagangan. Bahkan tanpa melihat dampak dari Covid-19 sekalipun, volume penjualan e-commerce secara keseluruhan di Indonesia saat ini sebesar 130 miliar dolar AS pada 2020, sehingga tidak perlu diragukan lagi, Andalin dapat ikut mendorong Indonesia sebagai pusat perdagangan regional".
World Trade Organization melaporkan bahwa volume perdagangan global mengalami penurunan sebesar 9,2 persen pada tahun 2020, dan naik kembali hingga 7,2 persen pada tahun 2021. Sementara itu, pengiriman barang global diprediksi mencapai 207 miliar dolar AS pada tahun 2026, hal tersebut naik dari 170 miliar dolar AS pada 2019.
Baca Juga: Dukung Pemerintah, BRI Canangkan Menjadi Champion of Financial Inclusion
Rifki Pratomo, CEO Andalin mengatakan, “Pendanaan dari Dana Ventura Sembrani Nusantara menjadi sebuah dukungan yang dapat kami lihat sebagai bentuk kepercayaan dari BRI kepada Andalin. Dimana seperti kita ketahui, BRI merupakan pemberi pinjaman UMKM terbesar di Indonesia. Kami menilai, BRI merupakan mitra yang sangat tepat untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang Andalin. ”
Perusahaan lokal saat ini menyumbang 70 persen dari industri pengiriman dan logistik Indonesia, namun pasar ini masih terfragmentasi. Sebagai gambaran, sepuluh pemain teratas saat ini hanya menguasai kurang dari 30 persen total market share.
“Kami melihat masih ada peluang besar dalam mendigitalisasi logistik first-mile di Indonesia, terutama dalam hal penyederhanaan proses ekspor-impor yang memiliki birokrasi yang panjang bagi UMKM, sekaligus mengurangi hambatan biaya. Apabila semua proses ini dapat dipercepat dan berjalan lancar, maka hal tersebut akan mendorong peningkatan yang signifikan terhadap kegiatan ekspor-impor,” ungkap Rifki.
Ia menambahkan, “Andalin akan meningkatkan kapasitas dan kualitas produk yang berorientasi ekspor ke dan dari Indonesia, dan diharapkan dapat mengurangi defisit perdagangan.”
Penggerak utama pertumbuhan lainnya adalah peningkatan permintaan ekspor dari China, menyusul ratifikasi Regional Comprehensive Economic Partnership l (RCEP), yang beranggotakan 15 negara yang terdiri dari negara-negara di kawasan Asia Pasifik. R CEP diperkirakan dapat membantu meningkatkan ekspor Indonesia secara keseluruhan sebesar 11 persen dan investasi sebesar 20 persen dalam lima tahun setelah ratifikasi.
Berita Terkait
-
Edukasi Jadi Pilihan BRI Berdayakan UMKM di Indonesia
-
Bank BRI Raih Nilai ESG Risk Rating Terbaik pada Indeks IDX ESG Leaders
-
Dorong Ekonomi Desa, BRI Targetkan 1.000 Desa Jadi Desa BRILIAN
-
BRI Apresiasi Penangkapan Sindikat Pembobol ATM di Klaten
-
Resilience, Bisnis Internasional Milik BRI Tetap Tumbuh di Tengah Pandemi
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Muhammad Awaluddin Diangkat Jadi Dirut Jasa Raharja
-
Batas Telat Bayar Cicilan Mobil dan Simulasi Denda Sebelum Ditarik Leasing
-
Bursa Berjangka Komoditi 2026 Dibuka, Target Harga Acuan Nasional Naik
-
Bulog Bersiap Ambil Kendali Penuh Pasokan Pangan Nasional dan Lepas Status BUMN
-
Tiga Alasan Harga Perak Akan Naik Bersama Emas Tahun Ini
-
Bos Bulog Tak Bantah Banjir Sumatera Pengaruhi Produksi Beras
-
ESDM Yakin Target Produksi Minyak 605 Ribu Barel per Hari 2025 Tercapai, Apa Rahasianya?
-
Pemangkasan Produksi Batu Bara dan Nikel Sesuaikan Kebutuhan Industri
-
Wacana Insentif Mobil Listrik Dicabut, IESR: Beban Lingkungan Jauh Lebih Mahal
-
Bank Mandiri Perkuat Sinergi BUMN Bangun Huntara bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang