- Harga cabai secara umum mengalami tren penurunan pada awal Ramadan 2026, meskipun cabai rawit merah tetap tertinggi.
- Penurunan harga signifikan terjadi pada cabai merah keriting dan cabai merah besar dibandingkan hari sebelumnya.
- Mayoritas komoditas pangan nasional, termasuk bawang, protein hewani, ikan, dan seluruh jenis beras, juga menunjukkan pelemahan harga.
Suara.com - Harga pangan nasional nasional mulai menunjukkan tren penurunan pada komoditas cabai pada awal Ramadan 2026. Meski begitu, cabai rawit merah masih bertahan di level tinggi dan belum keluar dari zona mahal di pasar domestik.
Berdasarkan data Panel Harga Badan Pangan Nasional, harga cabai rawit merah kini berada di Rp74.994 per kilogram. Angka ini memang turun Rp1.242 atau 1,63 persen dibanding hari sebelumnya, tetapi tetap menjadi komoditas cabai termahal secara nasional.
Penurunan justru lebih terasa pada jenis cabai lain. Cabai merah keriting tercatat turun tajam Rp5.795 menjadi Rp40.802 per kilogram. Sementara cabai merah besar juga terkoreksi cukup dalam Rp5.861 ke level Rp37.359 per kilogram.
Jika dibandingkan pekan lalu, koreksi harga cabai merah besar terlihat sangat signifikan. Pada pertengahan Februari, komoditas ini sempat menyentuh Rp42.100 per kilogram. Artinya, harga kini turun jauh dan menunjukkan tekanan harga cabai mulai mereda.
Tren pelemahan harga cabai ini terjadi di tengah penurunan mayoritas komoditas pangan nasional. Harga bawang merah misalnya turun cukup dalam Rp2.398 menjadi Rp40.225 per kilogram. Bawang putih bonggol ikut melemah ke Rp38.317 per kilogram.
Di kelompok protein hewani, harga daging ayam ras kini Rp40.593 per kilogram setelah turun Rp994. Telur ayam ras juga melemah ke Rp30.967 per kilogram. Daging sapi murni tercatat Rp137.379 per kilogram atau turun Rp2.739.
Harga ikan juga bergerak turun. Ikan tongkol kini Rp37.382 per kilogram, ikan bandeng Rp37.215 per kilogram, dan ikan kembung Rp44.830 per kilogram. Harga ikan kembung bahkan jauh lebih rendah dibanding pekan lalu yang sempat mendekati Rp50 ribu.
Untuk bahan pokok, seluruh jenis beras kompak melemah. Beras SPHP kini Rp12.340 per kilogram, beras medium Rp13.255, medium non-SPHP Rp13.744, premium Rp15.367, dan beras khusus lokal Rp14.816 per kilogram.
Harga jagung peternak juga turun ke Rp6.477 per kilogram, sementara kedelai impor Rp10.725 per kilogram. Minyak goreng kemasan kini Rp20.718 per liter, minyak curah Rp17.460, dan Minyakita Rp16.895 per liter, semuanya turun dibanding hari sebelumnya.
Baca Juga: Jelang Ramadan, Mendag Budi Santoso Pastikan Harga Ayam Ras Masih Terkendali
Berita Terkait
-
Harga Pangan Nasional Hari Ini Kompak Turun, Cabai Keriting hingga Beras Medium Ikut Terkoreksi
-
Ramai-ramai Pedagang Daging Mogok, Amran Ancam Cabut Izin Pengusaha yang Mainkan Harga
-
Pedagang Dilarang Naikkan Harga, Bos Bapanas Ungkap Stok Beras 3,3 Juta Ton
-
Harga Pangan Nasional 22 Januari 2026 Turun Kompak, Beras Khusus dan Daging Kerbau Lokal Justru Naik
-
Bulog Lepas Status BUMN, Dilebur Jadi Satu dengan Bapanas
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Pengusaha Khawatir Pasar Ekspor Terganggu Imbas Pembentukan DSI, Begini Respons Danantara
-
Rupiah Dibuka Menguat Tipis ke Level Rp17.652 per Dolar AS
-
IHSG Mulai Reborn, Menghijau di Awal Perdagangan Kamis
-
Pasokan Kritis Akibat Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Kembali Melesat ke Level 105 Dolar AS
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram
-
Literasi Keuangan Tertinggal dari Inklusi, Mahasiswa Rentan Terjebak Utang di Era Cashless
-
OJK Terbitkan Dua Aturan Baru Efek dan Manajer Investasi, Update Modal Minimal
-
Kontraktor Tambang Andalan Perkuat Armada, Bidik Lonjakan Laba 31%
-
Biaya Logistik RI Membengkak, Kapal Antre Berhari-hari di Pelabuhan
-
Strategi Prabowo Wujudkan Kedaulatan Pangan