- IHSG dibuka menguat pada Kamis, 19 Februari 2026, mencapai level 8.357, didukung sentimen positif pasar global dan komoditas.
- Pada pagi hari perdagangan tersebut, 3,36 miliar saham diperdagangkan dengan total nilai transaksi mencapai Rp1,81 triliun.
- Proyeksi penguatan IHSG didorong oleh kenaikan bursa Wall Street serta investor asing mencatatkan pembelian bersih saham perbankan.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih betah di zona hijau pada awal perdagangan, Kamis, 19 Februari 2026. IHSG menguat ke level 8.357.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.06 WIB, IHSG masih melesat 0,19 persen ke level 8.325.
Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 3,36 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,81 triliun, serta frekuensi sebanyak 258.200 kali.
Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 317 saham bergerak naik, sedangkan 211 saham mengalami penurunan, dan 430 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, RMKO, SOTS, NICK, INDS, ISEA, SMMT, MGLV, LUCY, BPII, PART, ATAP.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, ROCK, HILL, GRPM, PPGL, VISI, SOFA, BULL, ECII, LINK, PSKT, AREA.
Proyeksi IHSG
IHSG diproyeksikan melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini, Kamis (19/2/2026), seiring sentimen positif dari pasar global dan kenaikan harga sejumlah komoditas.
Dalam riset Samuel Sekuritas, tim analis menyebutkan penguatan bursa saham Amerika Serikat menjadi katalis utama pergerakan pasar domestik.
Baca Juga: BEI Gembok Saham WIKA, Ini Alasannya
Pada perdagangan Rabu (18/2/2026), indeks utama Wall Street ditutup di zona hijau. Dow Jones Industrial Average naik 0,26 persen ke level 49.663. Sementara S&P 500 menguat 0,56 persen ke 6.881 dan Nasdaq Composite melesat 0,78 persen.
Kenaikan S&P 500 dipimpin oleh saham teknologi, termasuk Nvidia, meskipun prospek arah suku bunga dari Federal Reserve masih belum sepenuhnya pasti.
Dari sisi pasar obligasi, imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun naik 0,61 persen ke level 4,083 persen. Indeks dolar AS juga menguat 0,56 persen ke posisi 97,70.
Samuel Sekuritas menilai kombinasi sentimen global yang solid, penguatan harga komoditas, serta pergerakan positif bursa regional akan menjadi penopang IHSG. Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup menguat 1,2 persen ke level 8.310.
Selain itu, ETF Indonesia yang diperdagangkan di AS, iShares MSCI Indonesia ETF (EIDO), turut naik 0,3 persen, mencerminkan sentimen positif terhadap aset Indonesia.
Data transaksi menunjukkan investor asing mencatatkan net buy pada saham-saham perbankan dan alat berat seperti Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), serta United Tractors Tbk (UNTR).
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
Pilihan
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
Terkini
-
Laba Bersih Melonjak 79 Persen, Seabank Bakal Luncurkan Debit Card Tahun Ini
-
Neraca Dagang Indonesia Surplus USD 1,27 Miliar, Apa Saja Faktor Pendukungnya
-
Harga Cabai Rawit dan Beras Naik, Daging Sapi Turun Harga
-
Pembatasan BBM Berpotensi Bikin Harga Kebutuhan Pokok Naik
-
Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA
-
Harga Emas Pegadaian Minggu 5 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bakal Naik?
-
Profil PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), Emiten Fasilitas Batu Bara Milik Haji Isam
-
Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI
-
Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI
-
Nunggak Utang Pinjol Otomatis Lunas Setelah 90 Hari? Ini Fakta Pahitnya