Suara.com - PT Amarta Karya (AMKA), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Konstruksi, melaksanakan kegiatan penghijauan berupa penanaman 50 bibit tanaman durian musangking di Bendungan Sindang Heula Serang, Banten.
Kegiatan itu dilakuakn dalam rangka mendukung Kementerian PUPR memperingati Hari Air Dunia ke–29 tahun 2021.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Direktur Utama AMKA Nikolas Agung yang didampingi oleh Corporate Secretary AMKA Brisben Rasyid, Kepala Divisi Operasi I Firman Sri Sugiharto, Kepala Divisi Keuangan Pandhit Seno Aji, Business Development Advisor Oki Fahreza dan Deputi Project Manager Arianto.
"Kami sangat mendukung upaya penghijauan, terutama di lingkungan sekitar bendungan Sindang Heula, karena ini merupakan salah satu upaya kami dalam mengurangi dampak pemanasan global," kata Direktur Utama AMKA Nikolas Agung dalam keterangan persnya, Selasa, (23/3/2021).
Melalui kegiatan ini, Nikolas juga ingin mengajak masyarakat untuk berperan aktif pada konservasi alam, sekaligus pengembangan potensi ekonomi lokal di sekitar bendungan tanpa mengganggu fungsi utama bendungan sebagai penampungan air.
Lebih lanjut, Nikolas mengatakan, program penghijauan ini akan dilakukan secara bertahap, diawali dengan penghijauan di lingkungan Bendungan Sindang Heula, lalu diikuti dengan penghijauan di lingkungan kantor serta proyek-proyek AMKA.
Dalam kesempatan yang sama, Nikolas Agung juga menyampaikan kepada jajarannya agar dalam pelaksanakaan pembangunan proyek infrastruktur, baik itu gedung, jalan raya, jembatan, serta bendungan, oleh Amka selalu memegang teguh prinsip-prinsip pengelolaan lingkungan yang ramah dan berkelanjutan.
Untuk diketahui, sebagai wujud tanggung jawab sosial (corporate social responsibility) pada masyarakat, AMKA sejauh ini pada tahun 2021 telah mengalokasikan dana untuk Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) sebesar kurang lebih Rp275.000.000.
Sebelumnya, AMKA telah melaksanakan sejumlah program TJSL, termasuk penghijauan di lingkungan kantor dan proyek, santunan yatim piatu kepada Yayasan As-shiddiq Amanah Ummah dan Yayasan Ruang Pendidikan Indonesia di Bekasi, serta peningkatan kesehatan dalam rangka sumbangan alat kesehatan pada Puskesmas Margajaya Kota Bekasi.
Baca Juga: Jokowi: Bendungan Sindang Heula Bisa Jadi Nilai Tambah Bagi Petani
Setelah ini, AMKA berencana menggelar program-program TJSL lainnya, antara lain beberapa program santunan yatim piatu, program peningkatan kesehatan masyakarat, serta program bantuan peduli bencana alam sebagai langkah cepat perusahaan untuk menanggapi bencana.
Sedangkan untuk Wilayah Banten, pada awal Februari lalu, AMKA menandatangani kerja sama operasi (KSO) bersama PT PP pada proyek infrastruktur Ciujung Priority Civil Works Package 3 yang bertujuan untuk mengendalikan banjir di Ciujung, Banten.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional