Suara.com - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN), Ristadi menyambut baik jajaran Direksi dan Dewas BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) yang baru. Banyak harapan baik yang bakal dilakukan jajaran direksi anyar tersebut.
Ristadi berharap, jajaran Direksi BPJamsostek bisa melakukan komunikasi dan dialog yang baik dengan setiap stakeholder yang sudah ada, seperti pimpinan serikat buruh sebagai representasi peserta BPJamsostek.
“Kami ini representasi penanam saham utama di BPJamsostek. Selama ini memang komunikasi dilakukan pada momen-momen tertentu,” tegasnya.
Kedua, lanjut Ristadi, BPJamsostek diharapkan berani melakukan peningkatan program-program manfaat tambahan bagi peserta, seperti adanya program bantuan usaha bagi para pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
“Apalagi seperti kita ketahui, banyak pekerja yang harus kehilangan pekerjaan akibat dari dampak pandemi Covid-19 dan mereka kesulitan secara ekonomi,” imbuhnya lagi.
Disinggung mengenai pelayanan, Ristadi mengaku, pelayanan yang sudah ada harus diakui ada yang sudah baik dan masih ada yang perlu ditingkatkan. Salah satunya, BPJamsostek terus berupaya dalam berinovasi memberikan percepatan pelayanan kepada peserta khususnya di kantor-kantor cabang.
Terkait isu dugaan korupsi di tubuh BPJamsostek, dari data yang didapatkan, Ristadi beranggapan, hal tersebut terjadi karena penurunan nilai saham. Ia percaya, BPJamsostek diisi oleh orang-orang yang berpengalaman dan kompeten dalam mengelola keuangan.
“Perekonomian saat ini drop, karena dampak pandemi. Saham mengalami penurunan. Saya kira, ini bukan hal yang disengajakan. Ini memang ‘kecelakaan’ investasi saham dan dampak pandemi Covid-19. Mudah-mudahan setelah pandemi selesai, saham-saham yang dimiliki BPJamsostek kembali membaik,” tegasnya.
Kendati demikian, lanjut dia, ia tetap menghormati proses yang tengah berlangsung dan menunggu hasil penyidikan yang dilakukan Kejagung RI.
Baca Juga: Paritrana Awards BPJamsostek Masuki Tahap Akhir Penjurian
Hal senada diungkapkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Konfederasi Sarbumusi, Eko Darwanto. Menurutnya, direksi baru merupakan formasi yang cukup sempurna.
Karena dari tujuh itu, empat diantaranya dari luar dan tiga di dalam (internal). Hal itu akan mempercepat proses move on dan transformasi menjadi lebih lincah.
"Ke depan, ini kan tantangannya lebih besar. Misalnya dalam kondisi pandemi Covid-19 dituntut untuk tetap memberikan pelayanan cepat, apalagi dengan tidak semua peserta memiliki pengetahuan IT atau teknologi yang tinggi. Harapan kami juga, lebih ditingkatkan pelayanan kepada teman peserta yang ingin melakukan klaim. Apalagi bakal ada program JKP, ini tentu memberikan tantangan kepada manajemen yang baru untuk bagaimana mensinergikan program baru dengan program yang lain," bebernya, dalam pertemuan antara Direksi BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek), dengan konfederasi serikat pekerja atau buruh Indonesia, Jumat (19/3/2021).
Terkait pelayanan, lanjut Eko, saat ini cukup baik, bahkan lebih bagus karena ada lapak asik online. Itu memberikan suatu manfaat yang sangat baik dan harus dipertahankan bahkan ditingkatkan dengan terobosan-terobosan anyar.
"Terkait kasus dugaan korupsi, saya kira kasus ini harus dilihat secara objektif di lapangan. Seperti apa sebenarnya, jangan sampai kasus ini disamakan dengan Jiwasraya atau Asabri, harus dilihat secara dalam terlebih dahulu. Kalau menurut saya, yang pernah menjabat sebagai Dewas BPJamsostek selama lima tahun, ini adalah sebagai risiko bisnis," tegasnya.
Portofolio BPJamsostek, sambungnya, memperbolehkan menggunakan dana ini untuk bertransaksi di saham dan reksadana dan sudah sesuai dengan undang undang yang ada.
Berita Terkait
-
Kemnaker dan BPJamsostek Integrasikan Data Penerima Program JKP
-
KSPSI AGN Apresiasi Pertemuan Direksi BPJamsostek dengan Serikat Pekerja
-
Presiden KSPSI Apresiasi Jajaran Direksi Baru BPJS Ketenagakerjaan
-
1602 Karyawan BPJamsostek Ikuti Program Vaksinasi Covid-19
-
Paritrana Awards BPJamsostek Masuki Tahap Akhir Penjurian
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
PEP dan PHE Catatkan Produksi Minyak Naik 6,6% Sepanjang 2025
-
Gelontorkan Rp 335 Triliun, Pemerintah Jamin Program MBG Tak Terkendala Anggaran
-
RI Gandeng China Kembangkan Energi Terbarukan dan Pembangkit Listrik dari Gas
-
Bahlil: Ada Oknum Tekan Lewat Medsos Agar Pemerintah Beri Kuota Impor ke SPBU Swasta
-
Fokus dari Hulu, Kementerian PU Bangun Puluhan Sabo Dam di Aceh
-
Stok BBM Wilayah Timur RI Terjamin Usai RDMP Balikpapan Terintegrasi TBBM Tanjung Batu
-
Produksi Minyak RDMP Balikpapan Tetap Jalan Setelah Dapat Pasokan Gas dari Pipa Senipah
-
Saham-saham Komoditas Jadi Penyelamat, IHSG Kembali ke Level 8.948
-
Pemerintah Siapkan Insentif Lebaran 2026, Ada Diskon Tiket Pesawat
-
Airlangga Klaim Indonesia Resmi Swasembada Solar, Tak Perlu Impor Lagi